Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia gagal melangkah ke semifinal Piala AFF 2026 setelah ditahan imbang 1-1 oleh Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026). Hasil itu membuat Indonesia finis di posisi tiga Grup A dengan tujuh poin, kalah dari Vietnam (10 poin) dan Singapura (8 poin) yang melaju ke babak gugur. Pelatih John Herdman dinilai kalah adu taktik melawan Gavin Lee, pelatih Singapura yang baru menangani tim nasional sejak 2023.
Permainan Indonesia terlihat monoton dan kurang variatif. Meski mengandalkan serangan lebar, 116 umpan silang yang dilepaskan hanya 31 yang akurat, menurut data resmi Piala AFF 2026. Serangan dari sisi tengah nyaris tak terlihat, dan tembakan dari luar kotak penalti hampir tidak pernah muncul. Satu-satunya gol dari luar kotak penalti sepanjang turnamen datang dari tendangan bebas Thom Haye saat mengalahkan Timor Leste 3-0, sementara gol lainnya semuanya tercipta dalam jarak dekat.
Di sisi lain, Gavin Lee—yang sebelumnya menangani Tampines Rovers dengan rekor 78 menang dari 154 pertandingan—membangun pertahanan yang rapat dan serangan balik yang efisien. Kemenangan 2-1 atas Vietnam dan hasil imbang 1-1 melawan Indonesia menjadi bukti keberhasilan strateginya. Lee bahkan berhasil membawa Singapura lolos ke semifinal untuk pertama kalinya sejak 2018, sebuah pencapaian yang ia sebut sebagai “perjalanan tak mudah” dan “sangat memuaskan”.
Padahal, Herdman memiliki rekam jejak jauh lebih mentereng: meloloskan Kanada ke Piala Dunia 2022. Namun, di lapangan, keputusan taktisnya tak mampu mengatasi kemandegan kreativitas skuad Garuda. Kegagalan ini menjadi yang kedua kalinya Timnas Indonesia gagal lolos dari fase grup di era Erick Thohir, mengakhiri harapan besar yang sempat menghiasi media sebelum turnamen dimulai.















