Sumbawanews.com,- Jelang dimulainya Liga Inggris 2026-2027, Erling Haaland resmi menjadi pemain termahal sepanjang sejarah Fantasy Premier League (FPL) dengan harga 15,5 juta poundsterling, naik 1,5 juta dari musim sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh performa luar biasanya di musim 2025-2026, di mana ia mencatat 239 poin berkat 27 gol dan 8 assist, menjadi sumber poin terbanyak di kompetisi. Di posisi kedua, Bruno Fernandes dari Manchester United naik menjadi 12 juta poundsterling, menyusul kontribusi 235 poin dari 9 gol dan 24 assist. Cole Palmer dan Bukayo Saka sama-sama dihargai 9,5 juta poundsterling, meski Palmer hanya menghasilkan 114 poin sementara Saka menyumbang 157 poin dengan 7 gol dan 10 assist. Alexander Isak, yang dihargai 9 juta poundsterling, menjadi sorotan karena performa minimnya musim lalu—hanya 41 poin dari 3 gol dan 1 assist—namun diprediksi akan meledak di musim baru.
Haaland yang kini menjadi andalan utama Manchester City tidak hanya menjadi pilihan utama para manajer FPL, tetapi juga simbol dominasi penyerang murni dalam era modern. Fernandes, meski bukan penyerang, tetap menjadi pilihan strategis berkat konsistensi dalam memberikan assist dan peluang. Sementara itu, Palmer dan Saka menjadi dua nama yang tetap diminati meski mengalami fluktuasi poin, mengingat peran krusial mereka di Chelsea dan Arsenal. Isak, yang sebelumnya dikaitkan dengan Liverpool dalam sumber, tetap menjadi teka-teki besar—harga yang relatif rendah dibanding potensinya membuatnya menjadi kandidat value pick terpanas di musim ini. Jadwal pekan pertama yang menampilkan laga besar seperti Arsenal vs Coventry City dan Manchester United melawan klub promosi semakin memperkuat antusiasme para penggemar FPL menjelang kick-off.















