Sumbawanews.com,- Wakil Presiden Gibran Rakabuming menegaskan bahwa tidak boleh ada satu pun warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur yang luput dari bantuan. Dalam kunjungannya ke posko pengungsian di SD Inpres LXXVI Wairklau, Kabupaten Sikka, Kamis (20/8/2026), Gibran menekankan penanganan bencana harus cepat, terpadu, dan merata, dengan prioritas utama keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk di wilayah terpencil.
Gibran meminta seluruh jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda turun langsung ke lapangan, bukan hanya menunggu laporan. Ia menekankan agar setiap kendala birokrasi segera diidentifikasi dan diselesaikan dengan penanggung jawab serta target waktu yang jelas. Ia juga memastikan akan melaporkan semua temuan di lapangan kepada Presiden Prabowo Subianto, sekaligus mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang telah bergerak sejak hari pertama bencana.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korban meninggal akibat gempa NTT bertambah menjadi 71 orang, dengan 59.647 warga mengungsi. Pengungsi terbanyak berada di Kabupaten Manggarai (20.103 orang) dan Manggarai Barat (19.345 orang).















