Sumbawanews.com,- Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal Zakaria Ali meminta seluruh pemerintah daerah mulai dari tingkat RT/RW hingga desa, segera mewujudkan Gerakan Indonesia ASRI sebagai aksi nyata menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan. Gerakan ini, yang diluncurkan serentak di Kota Malang pada 11 Juli 2026, merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto sejak Rapat Koordinasi Nasional awal tahun ini. ASRI, yang berarti Aman, Bersih, Resik, dan Indah, mencakup pengelolaan sampah, penataan toilet umum, dan pengendalian reklame yang mengganggu ketertiban umum.
Safrizal menekankan bahwa gerakan ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen konkret yang harus dijalankan oleh seluruh jajaran pemerintah daerah. Ia meminta kepala daerah memberikan instruksi jelas dan menjadi contoh nyata bagi masyarakat, termasuk melalui kegiatan seperti penanaman pohon dan edukasi lingkungan. Ia juga menegaskan peran Satpol PP yang direbranding secara humanis sebagai penolong dan pelayan masyarakat, bukan aparat represif. Rebranding ini menjadi bagian integral dari upaya membangun kebersamaan antara pemerintah dan warga dalam menciptakan lingkungan yang layak.
Kegiatan peluncuran di Malang diisi dengan aksi donor darah, pasar murah, pemberian bantuan alat kebersihan dan seragam linmas, serta penyaluran santunan kematian anggota Satlinmas. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah hadir mewakili komitmen kepala daerah nasional, sementara Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Wakil Bupati Malang Lathifah Sohib turut hadir secara langsung. Sejumlah kepala daerah lain mengikuti acara secara virtual. Gerakan ini juga dihargai dengan pemberian penghargaan kepada wali kota dan pegiat lingkungan yang aktif mendukung kebersihan daerah.















