Home Berita Nasional Generasi Z Banten Digerakkan Perkuat Nasionalisme Lewat LKBB

Generasi Z Banten Digerakkan Perkuat Nasionalisme Lewat LKBB

Sumbawanews.com,- MPR RI mengajak generasi muda di Banten untuk menanamkan semangat kebangsaan bukan hanya lewat kata-kata, tapi melalui gerakan yang nyata—baris-berbaris, pengibaran bendera, dan disiplin yang terukur. Dalam Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) Tingkat Provinsi Banten 2026, puluhan pelajar dari SMA, SMK, dan MAN se-Banten tampil memukau di Lapangan Balai Kota Tangerang Selatan, bukan sekadar memperebutkan gelar juara, tapi membuktikan bahwa nasionalisme bisa hidup dalam setiap langkah kaki yang sinkron dan setiap gerakan pengibaran Merah Putih yang khidmat.

Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal MPR RI, Heri Herawan, yang membuka acara, menekankan bahwa LKBB-PB bukan sekadar ajang keterampilan militer. “Ini adalah ruang pembelajaran nilai-nilai luhur bangsa yang tak bisa diajarkan hanya di kelas,” ujarnya. Menurut Heri, kekompakan dalam barisan, ketepatan ritme, dan kesabaran dalam menyesuaikan diri dengan tim adalah cerminan hidup dari gotong royong—prinsip filosofis yang menjadi tulang punggung Pancasila, sebagaimana diingatkan Presiden Soekarno.

Ia menegaskan, warna merah pada bendera bukan sekadar simbol keberanian, dan putih bukan hanya lambang kemurnian. “Setiap helai kain itu adalah kenangan darah dan air mata para pahlawan yang tak pernah menyerah. Mengibarkannya bukan ritual, tapi penghormatan yang hidup,” tegasnya.

Acara yang digelar bersama Purna Paskibraka Indonesia (PPI) itu juga menjadi sarana membumikan Empat Pilar MPR RI: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Heri mengingatkan para pelajar—sebagian besar dari Generasi Z—bahwa masa depan Indonesia 2045 bukanlah mimpi yang menunggu datang, tapi tanggung jawab yang harus dibangun hari ini. “Adik-adiklah yang akan menulis sejarah kemajuan bangsa. Bukan dengan kata-kata indah, tapi dengan kerja keras, disiplin, dan kecintaan yang tulus pada tanah air.”

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menambahkan bahwa kegiatan ini adalah investasi jangka panjang bagi karakter bangsa. “Disiplin, kekompakan, dan jiwa kepemimpinan yang terbentuk di lapangan ini adalah modal tak ternilai untuk membangun Indonesia yang berdaulat dan berkepribadian,” katanya. Ia menyebut antusiasme peserta dari berbagai daerah di Banten sebagai bukti bahwa semangat kebangsaan masih hidup di kalangan muda, bahkan di tengah arus globalisasi yang sering mengaburkan identitas.

Heri pun mengingatkan bahwa Banten punya sejarah perjuangan yang tak bisa dilupakan: dari Sultan Ageng Tirtayasa yang melawan penjajah, hingga KH Syam’un dan Raden Aria Wangsakara yang memperjuangkan pendidikan dan keadilan. “Nasionalisme bukanlah warisan yang tinggal di museum. Ia harus digugah setiap hari, dipupuk lewat tindakan, dan dirawat dengan kesadaran kolektif,” tandasnya.

Dengan LKBB-PB 2026, MPR RI tak hanya menampilkan kemampuan baris-berbaris. Ia menanamkan kebanggaan—bahwa menjadi Indonesia bukan soal asal-usul, tapi soal pilihan: memilih untuk bersatu, memilih untuk disiplin, dan memilih untuk menghormati sejarah. Di tengah hiruk-pikuk dunia digital, generasi muda Banten membuktikan bahwa nasionalisme tetap bisa berdetak kuat—dalam langkah yang serentak, dalam bendera yang berkibar tinggi, dan dalam hati yang tak pernah lupa dari mana mereka berasal.

Previous articleKalung AI Bisa Terjemahkan Suara Hewan?
Next articleBezzecchi Pecahkan Rekor Lap, Raih Pole Position di Mugello
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik