Sumbawanews.com,- Venezuela dilanda gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,5 magnitudo pada Rabu, 24 Juni 2026, yang menewaskan ribuan orang dan menghancurkan sebagian besar wilayah pesisir, terutama di La Guaira. Di tengah duka yang melanda bangsa itu, sepakbola Venezuela kehilangan sejumlah sosok penting—para pemain, beserta istri dan anak-anak mereka, yang tewas tertimpa reruntuhan bangunan.
Lucas Trejo, pemain Deportivo La Guaira, menjadi salah satu korban paling menyedihkan. Istrinya, Yanina Maranella, dan dua anak mereka, Aarón dan Ainhoa Trejo, ditemukan tak bernyawa setelah pencarian selama 72 jam di tengah puing-puing rumah mereka. Klub mengumumkan duka mendalam lewat akun media sosial: “Dari #DLG, kami turut berduka cita atas kehilangan yang mendalam yang dialami pemain Lucas Trejo… Semoga arwah mereka beristirahat dengan damai.”
Tak jauh berbeda, Hector Bello, pemain lain dari kota yang sama, juga kehilangan istrinya, Andrea Bello, dalam bencana tersebut. Di luar pemain profesional, dua pemain muda berusia 18 tahun—Yimvert Berroteran dan Razan Sijaa—juga ikut menjadi korban. Victor Palacios, bekas akademi San Agustin, turut dikonfirmasi tewas, menambah daftar panjang nama-nama yang hilang dari dunia sepakbola Venezuela.
Bencana ini bukan hanya mengguncang tanah, tapi juga menghancurkan harapan, keluarga, dan masa depan para pemain yang baru saja menapaki karier. Di tengah upaya evakuasi dan bantuan kemanusiaan yang terus berjalan, duka atas kehilangan para atlet ini menjadi simbol kecil dari penderitaan besar yang menimpa seluruh rakyat Venezuela.















