Sumbawanews.com,- Frenkie de Jong dikabarkan kehilangan kepercayaan pelatih Hansi Flick usai insiden pada akhir musim lalu, memperuncing ketidakpastian masa depannya di Barcelona. Konflik ini bermula saat De Jong menolak tampil meski telah mendapat izin medis untuk bermain selama satu jam dalam leg kedua perempat final Liga Champions melawan Atletico Madrid di Stadion Metropolitano, Madrid, pada Januari 2026. Keputusan itu dinilai Flick sebagai sikap tidak profesional, yang memicu penurunan kepercayaan terhadap gelandang berusia 29 tahun tersebut. Kondisi ini diperparah oleh cedera lutut yang dialami De Jong saat membela Timnas Belanda di Piala Dunia 2026, membuat proses pemulihan dan rencana masa depannya di Camp Nou masih menunggu evaluasi medis lanjutan.
Insiden tersebut menjadi titik balik hubungan antara De Jong dan Flick, yang kian memudar seiring meningkatnya peran Gavi sebagai starter di lini tengah Barcelona pada akhir musim. Pelatih asal Jerman itu dikabarkan lebih mempercayai kebugaran dan semangat juang pemain muda asal Spanyol itu dibandingkan De Jong yang dianggap terlalu konservatif dalam menangani beban fisik. Meski rumor kepindahan De Jong kembali menguat, hingga kini belum ada klub yang secara resmi mengajukan tawaran, dan Barcelona tetap fokus pada hasil pemeriksaan medis yang masih berlangsung.
Situasi ini menambah daftar tantangan Barcelona menjelang musim 2026/2027, di mana keputusan tentang masa depan De Jong akan sangat memengaruhi struktur lini tengah tim. Jika cedera tidak segera pulih atau kepercayaan Flick tidak pulih, kemungkinan besar De Jong akan ditinggalkan sebagai pemain yang tidak lagi masuk dalam rencana jangka panjang klub.















