Sumbawanews.com,- Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, akan menghadapi pasangan Malaysia, Aaron Chia dan Aaron Tai, dalam final Taipei Open 2026 di Taipei Arena, Minggu (2/8). Pertandingan ini menjadi laga penentu juara setelah kedua pasangan berhasil melangkah ke babak final masing-masing dengan kemenangan spektakuler. Leo/Daniel menaklukkan wakil Jepang Hiroko Okamura/Kyohei Yamashita dengan skor 21-18, 21-10, sementara Chia/Tai menang tipis atas tuan rumah Chen Chen Kuan/Liu Kuang Heng lewat tiga gim sengit: 26-24, 21-19, 21-16.
Ini merupakan final kedua bagi Leo/Daniel dalam waktu singkat, setelah sebelumnya mencapai final Thailand Open 2026 pada Mei lalu. Dalam laga semifinal, mereka sempat tertinggal 17-14 di gim pertama, tetapi bangkit dengan ketahanan dan strategi yang matang untuk membalikkan keadaan. “Kami mencari-cari kebiasaan lawan yang bisa dimanfaatkan dan ternyata malah bisa berbalik unggul dan menang,” ujar Leo dalam rilis PBSI. “Gim kedua kami sudah semakin nyaman bermainnya.”
Sementara itu, Chia/Tai, yang baru dipasangkan, harus menguras tenaga dalam pertandingan selama lebih dari satu setengah jam melawan pasangan tuan rumah. Meski fisik terkuras, duo Malaysia itu menunjukkan ketahanan luar biasa di gim penentu, memenangkan poin demi poin dalam pertarungan ketat hingga menutup pertandingan dengan skor 21-16.
Bagi Leo/Daniel, ini adalah pertemuan pertama melawan Chia/Tai. Mereka menyadari tantangan besar yang menghadang, terutama karena keunggulan individu dan ketahanan lawan yang sulit dikalahkan. “Kami harus mewaspadai skill individu mereka. Selain itu, mereka juga tidak gampang mati, jadi kami harus bisa bermain sabar,” kata Leo.
Kehadiran ganda putra Indonesia di final ini menjadi pertanda positif bagi PBSI, yang sebelumnya berhasil menyabet gelar dari Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di China Open dan Japan Open. Dengan demikian, ini menjadi final ketiga berturut-turut yang diisi wakil Indonesia dalam turnamen level dunia, menunjukkan konsistensi performa tim nasional di kancah internasional.















