Home Berita Olah Raga FIFA Ungkap Batasan Poin Timnas Indonesia Jelang AFF 2026

FIFA Ungkap Batasan Poin Timnas Indonesia Jelang AFF 2026

Sumbawanews.com,- Meski menjadi ajang paling bergengsi di Asia Tenggara, Piala AFF 2026 tidak memberikan lonjakan signifikan bagi peringkat FIFA Timnas Indonesia, meski berhasil meraih gelar juara. Dengan posisi saat ini di peringkat 118 dunia, Garuda harus berjuang keras untuk mengejar negara-negara di atasnya seperti Sudan, Gambia, Lebanon, dan Niger—semua berada di kisaran peringkat 100–115.

Turnamen yang resmi dikenal sebagai ASEAN Hyundai Cup 2026 ini menjadi kesempatan strategis bagi tim asuhan John Herdman untuk memperbaiki peringkat global, namun sistem perhitungan poin FIFA menetapkan batas maksimal yang terbatas. Berdasarkan simulasi berbasis metode SUM yang digunakan FIFA, kemenangan atas tim-tim di bawahnya—seperti Kamboja, Timor-Leste, atau Singapura—hanya memberikan tambahan poin minimal, bahkan jika hasilnya sempurna.

Dalam skenario ideal, jika Indonesia menyapu bersih empat pertandingan fase grup melawan Kamboja, Timor-Leste, Vietnam, dan Singapura, total tambahan poin yang bisa diraih diperkirakan hanya sekitar 7,37 poin. Jika melaju hingga semifinal dan mengalahkan Malaysia—yang saat ini berada di peringkat 98—tambahan poin akan naik menjadi sekitar 4,24 poin. Namun, kenaikan terbesar justru berpotensi datang dari final melawan Thailand, yang saat ini berada di peringkat 109. Dua kemenangan atas Thailand diproyeksikan memberi tambahan 5,76 poin, karena perbedaan peringkat yang lebih signifikan.

Artinya, meski juara AFF 2026 akan membawa kebanggaan nasional, dampaknya terhadap peringkat FIFA tidak sebesar yang diharapkan banyak pihak. Ini karena turnamen ini diklasifikasikan sebagai laga internasional di luar kalender FIFA dengan bobot hanya 5, jauh di bawah pertandingan kualifikasi Piala Dunia (bobot 25) atau pertandingan persahabatan melawan tim top dunia (bobot 10–15).

Timnas Indonesia sendiri telah dikonfirmasi tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor-Leste—yang lolos setelah menyingkirkan Brunei Darussalam dengan agregat 6-1 pada babak playoff. Jadwal pertandingan dibuka pada 27 Juli 2026 melawan Kamboja, diikuti lawan-lawan berikutnya: Timor-Leste (31 Juli), Vietnam (3 Agustus), dan Singapura (7 Agustus). Jika lolos, semifinal akan digelar dua leg pada 15–16 dan 18–19 Agustus, sementara final berlangsung pada 22 dan 26 Agustus.

Kendati demikian, pelatih John Herdman tetap menekankan bahwa tujuan utama bukan hanya soal poin FIFA, melainkan membangun mental juara dan memperkuat fondasi tim jangka panjang. Naturalisasi pemain keturunan seperti Mitchell Baker dan Luke Vickery, serta potensi masuknya pemain berdarah Jerman-Jawa, menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menaikkan level kompetitif tim secara berkelanjutan.

Dengan demikian, meski Piala AFF 2026 tidak akan mengubah peta peringkat FIFA secara drastis, turnamen ini tetap menjadi batu loncatan penting—bukan untuk naik peringkat, tapi untuk membuktikan bahwa Timnas Indonesia bisa bersaing di level tertinggi kawasan, sekaligus menyiapkan fondasi untuk tantangan lebih besar di masa depan.

Previous articleTewas dalam Bentrok Sawit di Ogan Komering Ilir
Next articlePortugal Bangkit dengan Kematangan
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik