Home Berita Olah Raga FIFA Respons Protes Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 yang Dinilai Tak Ramah...

FIFA Respons Protes Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 yang Dinilai Tak Ramah Tuan Rumah

Sumbawanews.com,- FIFA mengeluarkan pernyataan resmi menyusut protes keras dari para suporter di Amerika Utara terkait jadwal semifinal Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan pada siang hari, bertepatan dengan jam kerja. Dua laga krusial—Spanyol vs Prancis di Stadion Dallas pada 15 Juli 2026 pukul 15.00 waktu setempat dan Argentina vs Inggris di Stadion Atlanta pada 16 Juli 2026 pukul 15.00 waktu setempat—dinilai tidak mempertimbangkan kenyamanan penonton lokal. Padahal, negara tuan rumah meliputi Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, yang justru mengharapkan pertandingan besar digelar di jam malam untuk memaksimalkan partisipasi publik. Sementara itu, jadwal tersebut justru ideal bagi penonton di Eropa, yang bisa menyaksikan laga pada pukul 20.00 waktu Inggris, memicu kemarahan di media sosial bahwa keputusan FIFA lebih mengutamakan rating televisi benua lama ketimbang tuan rumah.

Ribuan suporter di Amerika Utara meluapkan kekecewaan lewat unggahan di platform digital, menilai keputusan itu sebagai “lelucon” dan “tidak adil”. Banyak yang menegaskan bahwa menjadi tuan rumah seharusnya berarti mendapat prioritas waktu terbaik, bukan justru diabaikan demi kepentingan siaran internasional. “Kalau ini yang disebut kehormatan sebagai tuan rumah, lalu apa gunanya kita menyelenggarakan Piala Dunia?” tulis salah satu penggemar di Twitter. Kritik serupa juga muncul dari kalangan media lokal, yang menyoroti ketidaksesuaian antara semangat kolaborasi global dengan kebijakan yang terkesan diskriminatif terhadap penonton domestik.

Meski belum mengumumkan perubahan jadwal, FIFA menyatakan bahwa pihaknya terus memantau respons publik dan akan mengevaluasi dampak sosial dari keputusan penjadwalan. Namun, hingga kini, tidak ada indikasi bahwa laga semifinal akan dipindahkan ke malam hari. Para suporter tetap bersiap menyaksikan pertandingan dari kantor, rumah, atau tempat umum—dengan harapan bahwa keputusan ini menjadi pelajaran berharga untuk edisi mendatang.

Previous articleVietnam Tetapkan 26 Pemain untuk Piala AFF 2026, Tiga Naturalisasi Masuk Skuad Utama
Next articleMaybank Marathon 2026 Gelar Program Jejak Hijau untuk Kurangi Emisi Karbon