Home Berita Olah Raga FIFA Pertimbangkan Perluas Piala Dunia 2030 Jadi 64 Tim, Coach Justin Ungkap...

FIFA Pertimbangkan Perluas Piala Dunia 2030 Jadi 64 Tim, Coach Justin Ungkap Peluang Timnas Indonesia

Sumbawanews.com,- Pengamat sepak bola Coach Justinus Laksana menyatakan bahwa Timnas Indonesia memiliki peluang realistis untuk lolos ke Piala Dunia 2030, jika FIFA benar-benar menerapkan rencana memperluas peserta menjadi 64 negara. Wacana ini muncul setelah Presiden FIFA Gianni Infantino mengusulkan perubahan format turnamen, yang akan digelar di Spanyol, Portugal, dan Maroko, dengan tiga pertandingan simbolis di Uruguay, Argentina, dan Paraguay sebagai bagian dari perayaan 100 tahun Piala Dunia. Justin, yang ditemui di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, menilai kehadiran pelatih John Herdman sebagai aset strategis yang bisa meningkatkan daya saing skuad Garuda di kancah Asia.

Menurutnya, dengan struktur kompetisi yang lebih terbuka, negara-negara seperti Indonesia yang selama ini kesulitan menembus putaran final bisa memiliki ruang lebih besar untuk bersaing. Ia menekankan bahwa peluang ini bukanlah jaminan, melainkan kesempatan yang harus dimanfaatkan secara maksimal sejak fase kualifikasi. “Saya melihat, dengan pelatih John Herdman, kita bisa bersaing dengan negara-negara Asia lainnya,” ujar Justin, menegaskan pentingnya konsistensi dan performa di setiap pertandingan.

Rencana penambahan peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim bertujuan untuk memberikan akses lebih luas kepada negara-negara berkembang, termasuk di Asia Tenggara. Namun, peluang tersebut tetap bergantung pada kemampuan Timnas Indonesia untuk menunjukkan kemajuan nyata dalam kualifikasi, bukan hanya harapan dari perubahan format. Justin mengingatkan bahwa tanpa hasil konkret di lapangan, bahkan format terluas sekalipun tidak akan cukup untuk membawa Garuda ke panggung dunia.

Previous articleMusim Kedua di Indonesia, Juan Mera Yakin Persis Solo Siap Bersaing
Next articleRonaldo Masih Bisa Bermain di Arab Saudi, Tapi Sulit Tampil di Piala Dunia 2030