Sumbawanews.com,- Musim 2026/2027 resmi dibuka dengan gebrakan besar di sepak bola Eropa, ditandai dengan pergantian pelatih ikonik, kedatangan kembali legenda, dan debut besar tim-tim baru. Pada 13 Agustus 2026, UEFA Super Cup menjadi pembuka musim dengan kemenangan PSG atas Aston Villa. Tiga hari kemudian, Arsenal meraih FA Community Shield ke-18 setelah menghancurkan Manchester City 3-0 di laga yang berlangsung pada 16 Agustus 2026. LaLiga menyusul pada hari yang sama, dengan Alavés menjadi tim pertama yang menang, menundukkan Getafe 3-0. Sementara itu, Premier League baru dimulai pada 22 Agustus 2026, membawa perubahan besar di jajaran klub elite.
Di Inggris, Manchester City memasuki era pasca-Pep Guardiola dengan Enzo Maresca sebagai pelatih baru, sementara Liverpool dipegang Andoni Iraola, Chelsea dipimpin Xabi Alonso, Tottenham Hotspur diarsiteki Roberto De Zerbi, dan Manchester United di bawah kendali Michael Carrick. Arsenal menjadi satu-satunya tim Big Six yang mempertahankan pelatih sebelumnya. Di Spanyol, Real Madrid kembali dipimpin Jose Mourinho setelah 13 tahun absen, membawa enam pemain baru untuk membangun kembali kejayaan setelah dua musim tanpa gelar. Barcelona, di sisi lain, tetap berpegang pada generasi muda dan strategi transfer untuk mempertahankan dominasi domestiknya.
Sementara itu, Como 1907 mencatat sejarah dengan debut di UEFA Champions League di bawah arahan Cesc Fabregas. Di tengah semua perubahan ini, nama-nama muda seperti Lamine Yamal dan Kenan Yildiz semakin menonjol, menjadi harapan baru bagi klub-klub top. Musim ini diprediksi akan menjadi salah satu yang paling dinamis dalam sejarah sepak bola Eropa, dengan persaingan ketat di Premier League, LaLiga, Serie A, dan Ligue 1 yang siap menyajikan cerita-cerita tak terduga.















