Sumbawanews.com,- Enzo Fernandez resmi bergabung dengan Manchester City pada Deadline Day musim panas 2026, dengan nilai transfer sebesar £125 juta, menjadikannya pemain termahal kedua sepanjang sejarah Premier League, sejajar dengan Alexander Isak. Gelandang Argentina itu menandatangani kontrak lima tahun bersama The Citizens, setelah sebelumnya dibeli Chelsea dari Benfica pada Januari 2023 dengan harga £106,8 juta. Dengan dua transfer masuk dalam daftar 10 termahal, Enzo menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah liga Inggris yang muncul dua kali di jajaran itu dengan nilai berbeda. Rekor sebelumnya dipegang oleh Alexander Isak, yang pindah dari Newcastle United ke Liverpool pada musim panas 2025 dengan harga sama, £125 juta.
Nilai transfer Enzo ini tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai salah satu gelandang paling berharga di dunia, tetapi juga memperkuat dominasi Manchester City dalam pasar transfer global. Pemain berusia 24 tahun itu kini menjadi bagian dari daftar 10 transfer termahal Premier League versi TNT Sports, di mana ia menempati posisi kedua setelah Isak, dan sekaligus menjadi satu-satunya nama yang muncul dua kali dalam daftar tersebut. Transfernya dari Benfica ke Chelsea pada 2023 masih bertahan di peringkat lima, sementara pindahnya ke Manchester City menempatkannya di peringkat satu bersama Isak.
Di posisi tiga, Morgan Rogers dari Aston Villa ke Chelsea dengan £117 juta pada 2026, diikuti Elliot Anderson dari Nottingham Forest ke Manchester City seharga £116 juta. Sementara itu, empat pemain lain—Bradley Barcola, Jack Grealish, Florian Wirtz, Declan Rice, dan Moisés Caicedo—berbagi peringkat tujuh dengan nilai £100 juta masing-masing. Romelu Lukaku menempati peringkat sebelas dengan transfer senilai £97,5 juta dari Inter Milan ke Chelsea pada 2021.
Dengan total nilai transfer Premier League musim panas 2026 mencapai lebih dari £81,7 triliun, liga Inggris kembali memecahkan rekor sebagai kompetisi paling boros dalam sejarah sepak bola global. Enzo Fernandez bukan hanya menjadi bintang baru Manchester City, tetapi juga simbol dari era baru di mana harga pemain tengah bisa menyamai penyerang top dunia.















