Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Kecamatan Empang beberapa waktu lalu diduga diindikasikan adanya bakteri Escherichia coli (E-coli) didalam makanan. Demikian disampaikan Dr. Deddy Heriwobo, Kepala Bappeda Litbang Sumbawa didampingi Plt Kadikes Hj. Nur Atika, di Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (18/09).
Baca Juga: Dinkes Diminta Lakukan Pengawasan dan Evaluasi MBG
“Kejadian keracunan, sudah diteliti oleh Dikes, yang didapatkan itu memang ada indikasi bakteri coli. Pencemarannya itu bisa terjadi lewat kontaminasi air,” Dr. Deddy Heriwibowo.
Diakui, SOP yang diterapkan oleh SPPG saat ini belum optimal. Sebab baru diberlakukan dua shift, sehingga terjadi keterlambatan pengantaran makanan dari dapur ke siswa penerima.
“Keterlambatan ini yang menjadi titik kerusial karena jika proses pengantaran makanan ini lebih dari 4 hingga 6 jam maka akan berpotensi basi,” jelas dia.
Ia menekankan, Kebersihan dapur dan pengolahan makanan MBG harus menjadi atensi. Mengingat makanan yang disediakan berskala besar.
Kemudian, penerapan SOP di pelaksanaan program tersebut agar tidak terjadi masalah yang sama. Misalnya, ada tiga kali shift masak ada yang jam dua, empat dan enam. Jam-jam tersebut yang belum bisa diterapkan sepenuhnya karena terkendala penyediaan bahan baku.
Selain it, Semua SPPG membuat jadwal pengantaran yang harus disingkronkan dengan jam sekolah. Misalnya untuk SD kelas 1 sampai 3 dengan target, maka harus sudah siap di sekolah sebelum jam 7.15. “Sedangkan kelas 4 sampai 6 dengan target jam istrirahat sehingga makanan tidak basi di jalan,” ujarnya.
Dijelaskan, di Kabupaten Sumbawa terdapat unit 10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, baru 9 unit yang sudah beroprasi. Terhadap SPPG yang sudah beroprasi, pihaknya menekankan berbagai aspek.
Dikatakan, perhatian yang diberikan merupakan bentuk dukungan terhadap MBG agar berjalan dengan baik dan lancar. “Jadi ini inisiatif kita mengumpulkan mereka hari ini agar agar bagaimana program ini berjalan dengan baik,” jelas dia. (Using)















