Sumbawanews.com,- Sebanyak 11.262 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi demo Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia di depan Gedung DPR/MPR, Selasa (6/10/2026). Aksi yang diperkirakan diikuti 6.000 peserta itu melibatkan kekuatan dari Polda Metro Jaya, TNI, Pemprov DKI Jakarta, dan Pamdal DPR. Petugas mengutamakan pendekatan persuasif dan humanis, tanpa membawa senjata api atau senjata tajam, sesuai prosedur operasional standar. Untuk mengantisipasi kemacetan, polisi mengimbau masyarakat yang melintas di sekitar kawasan DPR/MPR untuk mencari rute alternatif, terutama antara pukul 10.00 hingga selesai aksi.
Penempatan personel dilakukan strategis di titik-titik penyangga, jalur pergerakan massa, dan lokasi yang membutuhkan pelayanan kepolisian. Kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional, menyesuaikan dinamika kepadatan arus kendaraan di lapangan. Petugas mengimbau para peserta aksi untuk tetap tertib, mengikuti arahan, menjaga fasilitas umum, dan tidak mudah terprovokasi. Masyarakat diminta tetap mengikuti informasi terkini dari petugas di lokasi.















