Sumbawa Barat, Sumbawanews.com – Ajang pencarian bakat sepak bola muda melalui program Talent Scouting PSS Sleman x AMMAN Football Fellowship Program 2026 kembali digelar di Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan yang memasuki tahun ketiga ini berlangsung di Stadion Gibraltar Universitas Cordova, Jumat (29/5/2026), dan diikuti oleh ratusan pemain muda dari 42 Sekolah Sepak Bola (SSB) yang tersebar di seluruh wilayah KSB.
Program pembinaan sepak bola yang merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), dan PSS Sleman tersebut terus menunjukkan hasil yang menggembirakan. Sejumlah talenta muda daerah yang lahir dari program ini kini mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Bahkan, dari total 24 pemain yang tergabung dalam tim Askab PSSI Sumbawa Barat untuk menghadapi Porprov NTB XII Tahun 2026, sebanyak 16 pemain merupakan alumni program fellowship PSS Sleman yang telah berlangsung sejak tiga tahun terakhir.
Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberlanjutan program ini menjadi peluang besar bagi generasi muda KSB untuk mengembangkan kemampuan sepak bola secara profesional.
“Program ini telah membuktikan bahwa talenta muda daerah mampu berkembang dan bersaing jika mendapatkan pembinaan yang tepat. Saya berharap seluruh peserta seleksi dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya, menerapkan ilmu yang diperoleh di SSB masing-masing, serta menjunjung tinggi sportivitas dan kerja sama tim,” ujar Amar.
Pada pelaksanaan seleksi tahun ini, panitia menyiapkan kuota awal sebanyak enam pemain terbaik yang akan mendapatkan kesempatan mengikuti program pembinaan lanjutan. Namun demikian, peluang penambahan jumlah peserta tetap terbuka berdasarkan hasil penilaian dan peringkat selama proses seleksi berlangsung.
Sementara itu, Manager Community Development PT AMNT, Dimas Purnama, menjelaskan bahwa para pemain yang berhasil lolos seleksi akan mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan dan pembinaan sepak bola selama satu tahun penuh di PSS Development Center Sleman, salah satu pusat pengembangan pemain muda terbaik di Indonesia.
Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan mencetak pesepak bola berbakat, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan mental bertanding yang kuat bagi para peserta.
Di akhir sambutannya, Bupati Amar turut memberikan motivasi kepada para peserta yang belum berhasil lolos seleksi agar tidak berkecil hati. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama PT AMNT dan Askab PSSI KSB berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan sepak bola secara berkelanjutan.
“Jangan pernah menyerah jika belum berhasil tahun ini. Teruslah berlatih dan tingkatkan kemampuan. Program ini akan terus berjalan dan menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk melahirkan pesepak bola hebat yang dapat mengharumkan nama Sumbawa Barat di masa depan,” pungkasnya.















