Sumbawanews.com,- Como 1907 menjalani uji coba kedua di Inggris pada Senin, 17 Agustus 2026, menghadapi Liverpool di Stadion Anfield pukul 00.00 WIB, setelah sebelumnya menahan imbang Arsenal 1-1 di Emirates Stadium pada 13 Agustus 2026. Pelatih Cesc Fabregas sengaja mengatur dua laga lawan raksasa Premier League sebagai bagian dari persiapan mental dan fisik timnya menjelang debut Liga Champions 2026-2027. Fabregas menekankan bahwa pengalaman bertanding di hadapan 65 ribu lebih penonton adalah kunci untuk membentuk karakter tim muda Como yang rata-rata berusia 19-20 tahun.
Fabregas, yang memimpin Como 1907 sebagai pelatih saat ini, mengatakan bahwa tujuan utama bukan sekadar menang, tetapi memastikan para pemainnya tidak gugup saat menghadapi tekanan panggung Eropa. “Ini adalah kesempatan yang hebat buat kami. Saya sangat menantikan melihat seperti apa anak-anak bermain di hadapan puluhan ribu orang dan bagaimana kami menghadapi atmosfer itu,” ujarnya, seperti dikutip dari Football Italia. Ia menekankan bahwa meski timnya memiliki kualitas teknis, pengalaman bertanding di stadion penuh sesak adalah pelajaran tak ternilai yang tidak bisa didapat di latihan.
Como 1907 lolos ke Liga Champions 2026-2027 setelah menyelesaikan musim Serie A sebelumnya dengan performa luar biasa, menjadi kejutan besar di kancah Eropa. Meski harus membatasi daftar pemain hanya hingga 17 orang karena batasan keuangan UEFA, Fabregas tetap yakin bahwa kualitas individu dan kekompakan tim bisa menyaingi raksasa-raksasa benua biru. Laga melawan Liverpool menjadi ujian nyata sekaligus momentum untuk menunjukkan bahwa Como 1907 bukan sekadar tim promosi, tapi tim yang siap bertahan di puncak.
Dengan rekrutmen baru seperti bek timnas Inggris dari Chelsea yang diboyong dengan biaya Rp617 miliar, Como 1907 terus membangun fondasi jangka panjang. Fabregas ingin pemain muda mereka merasakan atmosfer Anfield bukan sebagai penonton, tapi sebagai pemain yang percaya diri dan tak gentar. “Kami tahu kami punya kualitas dan teknik, tetapi dengan lebih banyak merasakan pertandingan semacam ini, itu akan meningkatkan level mereka,” tegasnya.
Laga melawan Liverpool bukan hanya uji coba, tapi simbol perjalanan Como 1907 dari tim kecil yang bangkit menjadi kekuatan baru di Eropa — dan semua itu dimulai dari dua malam di Inggris.















