Home Berita Olah Raga Cape Verde Kalahkan Logika, Tembus 32 Besar dan Hadapi Argentina

Cape Verde Kalahkan Logika, Tembus 32 Besar dan Hadapi Argentina

Sumbawanews.com,- Cape Verde mencatat sejarah sebagai negara pertama di Afrika Barat yang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dalam debut turnamen mereka. Tim yang dikenal dengan julukan Blue Sharks itu mengamankan tiket tersebut setelah bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi pada laga terakhir Grup C, Jumat, 27 Juni 2026, di Stadion King Abdullah, Jeddah.

Hasil itu membuat Cape Verde finis sebagai runner-up grup dengan tiga hasil imbang tanpa kekalahan—seri 0-0 kontra Meksiko, 1-1 melawan Polandia, dan terakhir 0-0 melawan Arab Saudi. Dengan enam poin, mereka mengungguli Arab Saudi yang juga mengumpulkan tiga poin namun kalah selisih gol. Sementara itu, Spanyol menghentikan perlawanan Uruguay 1-0, membuat tim skuad La Furia Roja menempati posisi pertama, dan Uruguay tersingkir meski menang 1-0 atas Polandia di pertandingan sebelumnya.

Di tengah minimnya sumber daya dan minimnya pengalaman di panggung dunia, Cape Verde tampil disiplin hingga menit terakhir. Kiper berusia 35 tahun Vozinha tampil sebagai benteng terakhir yang menggagalkan sejumlah serangan berbahaya dari pemain Arab Saudi, termasuk tembakan keras dari Salem Al-Dawsari dan upaya tendangan bebas dari Abdulrahman Ghareeb. Di sisi lain, serangan Cape Verde yang dipimpin Willy Semedo, Monteiro, dan Nuno da Costa sempat mengancam, meski gagal membuahkan gol.

Kepastian lolosnya Cape Verde menjadi kejutan terbesar di Piala Dunia 2026. Negara kepulauan berpenduduk sekitar 550.000 jiwa ini baru mencoba lolos ke putaran final tujuh kali sejak 1980, dan selalu gagal. Kali ini, dengan strategi bertahan yang tertata rapi dan semangat juang luar biasa, mereka membuktikan bahwa sepak bola bukan hanya soal anggaran atau bintang besar.

Kini, Cape Verde akan menghadapi juara bertahan Argentina di babak 32 besar. Tim asuhan Lionel Scaloni—yang masih mengandalkan Lionel Messi sebagai figur sentral—menjadi lawan yang jauh lebih berat daripada tiga tim grup sebelumnya. Namun, apa yang dilakukan Cape Verde bukan lagi sekadar mimpi. Mereka telah membongkar asumsi bahwa tim kecil tidak bisa bertahan di panggung terbesar dunia.

Dengan semangat yang tak tergoyahkan dan kebanggaan nasional yang membara, Cape Verde siap melawan Argentina bukan untuk sekadar ikut-ikutan, tapi untuk menunjukkan bahwa keajaiban tetap bisa terjadi—bahkan di atas rumput Piala Dunia.

Previous articleLewat Nobar Piala Dunia 2026, Kodim 1714/Puncak Jaya Perkuat Silaturahmi dengan Warga
Next articleSpanyol Juara Grup H Usai Kalahkan Uruguay 1-0, Cape Verde Lolos ke 32 Besar