Sumbawanews.com,- Riccardo Calafiori mencetak gol di menit pertama laga Community Shield, Sabtu (16/8/2026) malam WIB, membawa Arsenal menghancurkan Manchester City 3-0 di stadion Wembley. Bek kiri asal Italia itu memanfaatkan umpan Myles Lewis-Skelly, masuk ke kotak penalti lawan, dan menyelesaikan peluang dengan tenang ke gawang Gianluigi Donnarumma. Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memuji kemampuan serba bisa Calafiori, menyebutnya sebagai pemain dengan paket komplet yang bisa diminta melakukan tugas ofensif maupun defensif.
Calafiori, mantan pemain Bologna, sebelumnya pernah dipaksa Arteta untuk selalu berada di kotak penalti lawan saat Arsenal mengalami krisis striker. Kini, keputusan itu terbukti tepat. Arteta menekankan bahwa pemain berusia 23 tahun itu memiliki intuisi luar biasa dalam membaca waktu dan ruang untuk mencetak gol, sekaligus mampu menjalankan tugas bertahan dengan disiplin. “Kami bisa memintanya untuk menempati area tertentu di lapangan. Ketika dia masuk ke kotak penalti, dia punya waktu dan intuisi yang tepat. Tapi pada saat yang sama, dia juga bisa menjalankan tugas defensif,” ujar Arteta, dikutip dari situs resmi Arsenal.
Arteta menambahkan, kunci keberhasilan Calafiori terletak pada kesiapan fisik dan kebugarannya. “Dia tahu bagaimana melakukannya. Jika kami menjaganya tetap bugar dan siap bermain, dia adalah pemain top.” Gol cepat Calafiori bukan sekadar kejutan, tapi bukti dari strategi jangka panjang Arteta yang memanfaatkan fleksibilitas pemain untuk memperkuat sistem permainan.
Sejak bergabung, Calafiori telah menjadi sosok kunci di lini belakang sekaligus ancaman ofensif yang tak terduga. Kemenangan 3-0 atas Manchester City di Community Shield menjadi awal yang sempurna bagi Arsenal, sekaligus pengakuan nyata atas kepercayaan Arteta terhadap pemain yang bisa diperintah melakukan apa saja—dan selalu berhasil.















