Home Berita Nasional Caddy Golf di Tangerang Dianiaya, Kepala Robek dan Wajah Lebam

Caddy Golf di Tangerang Dianiaya, Kepala Robek dan Wajah Lebam

Sumbawanews.com,- Seorang caddy golf berusia 23 tahun ditemukan dalam kondisi kritis di area lapangan golf di Tangerang, Banten, pada Senin malam, 14 Agustus 2023. Korban, yang belum diidentifikasi namanya, mengalami luka serius di bagian kepala yang robek dan wajah lebam, diduga akibat penganiayaan oleh seorang pria yang mengaku sebagai tamu lapangan.

Menurut keterangan dari pihak keamanan lapangan, kejadian bermula ketika korban diminta membantu mengambilkan klub golf oleh seorang pria berusia sekitar 40 tahun yang mengenakan pakaian santai namun berpenampilan mencurigakan. Saat korban berusaha menjelaskan aturan penggunaan peralatan, pria tersebut tiba-tiba memukulnya berkali-kali dengan tongkat golf dan benda tumpul lainnya, hingga korban terjatuh dan tak sadarkan diri.

Saksi mata mengatakan, pria itu sempat berteriak marah karena merasa “diberi tahu cara main golf” oleh korban. Setelah melukai korban, pelaku kabur dengan mobil hitam tanpa plat nomor, meninggalkan korban tergeletak di dekat bunker. Petugas keamanan yang mendengar teriakan segera datang dan membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang.

Dokter yang menangani korban mengatakan, luka di kepala memerlukan jahitan sebanyak 12 titik, sementara memar di wajah dan leher menunjukkan tanda-tanda kekerasan fisik yang intens. Korban dalam keadaan stabil, namun masih dalam observasi karena kemungkinan cedera otak ringan.

Polisi yang bergerak cepat telah mengamankan rekaman CCTV dari area sekitar dan meminta bantuan identifikasi dari para tamu lapangan. Kapolres Tangerang, AKBP Iwan Kurniawan, mengatakan bahwa pihaknya sedang memperluas pencarian terhadap pelaku, termasuk mengecek data kendaraan yang tercatat masuk ke area golf pada malam kejadian.

“Kami tidak akan mentolerir kekerasan terhadap pekerja lapangan, apalagi yang hanya menjalankan tugasnya dengan profesional,” ujar Iwan dalam konferensi pers dini hari, Selasa, 15 Agustus 2023.

Kasus ini memicu reaksi keras dari asosiasi pekerja golf nasional, yang menuntut perlindungan hukum lebih ketat bagi para caddy dan staf pendukung di lapangan. “Mereka adalah ujung tombak layanan, bukan sasaran kemarahan,” tegas Ketua Asosiasi Caddy Indonesia, Rizky Pratama.

Pihak pengelola lapangan golf menyatakan akan memperketat prosedur keamanan dan memberikan pelatihan konflik resolusi bagi seluruh staf. Korban, yang berasal dari keluarga sederhana di Kota Tangerang, kini dirawat dengan biaya ditanggung oleh pihak manajemen lapangan hingga sembuh.

Previous articleGempa Dahsyat di Venezuela Tewaskan 164 Orang, Bandara Utama Lumpuh
Next articlePrabowo Terima Kapolri, Bahas Stabilitas Keamanan dan Persiapan Hari Bhayangkara