Sumbawanews.com,- Jakarta, 2 Juli 2026 — Kiper Lionel Mpasi tampil luar biasa namun tak mampu menghentikan kebangkitan Inggris dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, AS, Rabu (1/7) malam WIB. Tim Tiga Singa menang 2-1 atas RD Kongo lewat dua gol Harry Kane di babak kedua, meski Mpasi berhasil melakukan enam penyelamatan gemilang, termasuk menepis sundulan Jude Bellingham dan tembakan jarak dekat Kane di babak pertama.
Mpasi, yang berusia 31 tahun dan lahir di Meaux, Prancis, namun memilih membela RD Kongo karena akar keluarganya dari Afrika, menjadi benteng terakhir tim asal Kongo. Ia mempertahankan gawangnya hampir sepanjang babak pertama, bahkan menggagalkan peluang emas Bellingham yang membuat sang pemain Inggris frustrasi. Namun, di menit ke-52, sundulan tanpa melihat gawang dari Kane membobol gawang Mpasi, menyamakan kedudukan setelah gol cepat Cipenga di menit ke-7 membawa RD Kongo unggul lebih dulu. Kane kembali mencetak gol di menit ke-78 dengan tembakan keras ke pojok gawang, mengakhiri perlawanan RD Kongo yang berani.
Meski tersingkir, Mpasi menjadi sorotan utama laga. Pemain yang sejak 2025 membela Le Havre AC di Ligue 1 ini telah mengoleksi 32 caps bersama RD Kongo sejak debut pada 2022. Dengan hanya empat penampilan di liga musim lalu, ia membuktikan bahwa kualitasnya tak terbantahkan di panggung dunia. Kiper yang dikenal tenang di bawah tekanan itu memang bukan bintang, tapi ia menjadi simbol perlawanan tim kecil yang berani melawan raksasa.
Inggris melaju ke babak 16 besar, sementara RD Kongo pulang dengan kepala tegak. Di balik kekalahan, nama Lionel Mpasi akan terukir sebagai salah satu penjaga gawang paling berani di Piala Dunia 2026.















