Sumbawanews.com,- Manchester United secara tegas menolak semua tawaran transfer untuk Bruno Fernandes, menyusul minat serius dari Galatasaray yang mengajukan penawaran senilai 50 juta euro (Rp1,03 triliun). Klub asal Old Trafford memastikan kapten sekaligus playmaker andalan itu tidak akan dilepas, bahkan dengan harga berapapun, menjelang dimulainya musim 2026-2027. Keputusan ini diambil setelah manajemen menilai Fernandes tetap menjadi tulang punggung taktis dan psikologis tim di bawah arahan pelatih Michael Carrick.
Meski kontraknya tersisa satu tahun, klausul pelepasan senilai 55,6 juta pound yang sempat berlaku telah kedaluwarsa pada Juli 2026, sehingga klub berada dalam posisi kuat untuk menolak tawaran tanpa kewajiban hukum. Sikap tegas ini menjadi pelajaran dari pengalaman buruk musim lalu, ketika ketidakjelasan status Fernandes akibat tawaran 65 juta pound dari Al-Hilal sempat memicu tekanan mental. Kini, manajemen dan staf pelatih berdiri di garis depan untuk melindungi sang kapten, memastikan fokusnya tetap pada lapangan.
Fernandes, yang lahir pada 1994, bukan sekadar pemain biasa. Catatan 21 assist dalam satu musim Premier League memecahkan rekor klub dan menempatkannya sebagai nyawa lini serang Setan Merah. Di bawah Carrick, yang membawa United finis di peringkat tiga musim lalu dan kembali ke Liga Champions, Fernandes diandalkan bukan hanya untuk menciptakan peluang, tetapi juga membimbing generasi muda di ruang ganti. Manajemen INEOS memilih membangun skuad yang kompetitif di sekelilingnya, bukan mencari pengganti yang tak mungkin menyamai kontribusinya.
Dengan harga pasar pemain yang terus melonjak, tawaran 50 juta euro dari Galatasaray dinilai jauh dari nilai sebenarnya. Fernandes kini siap memimpin tim menyongsong era baru Premier League yang semakin sengit—dengan kepastian bahwa ia akan tetap memakai jersey merah di Old Trafford.















