Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Anggota DPRD Sumbawa, Sukiman K., menagih pemda sumbawa untuk segera memperbaiki jembatan Desa Lito yang rusak sejak benacana 2021/2022. Sebab di khawatirkan akan rusak total jika tidak segera mendapatkan perbaikan.
“Apalagi tinggal beberapa bulan kita akan memasuki musim hujan, sehingga dikhawatirkan jembatan tersebut akan roboh total. Saya mohon ini menjadi atensi kita bersama,” katanya dalam interupsi pada sidang paripurna DPRD Sumbawa, Senin (28/09).
Baca Juga: Pemerintahan Jarot-Ansori Dinilai Belum Padu, Sukiman K: Jangan Ada Faksi, Politik Sudah Selesai
Selain itu, tentang pengolahan asset tanah pemda sumbawa ia menyebutkan, dari data yang ditemukan, total asset tanah yang terigester sebanyak 1.217 bidang. Dan bersertifikat sebanyak 731 bidang per 31 desember 2024. Serta belum bersertifikat 490 bidang pada 2024 dengan nilai Rp340 miliar.
“Artinya dari angka tersebut, 40 persen asset teanah pemda tidak punya alashak kepemiliki yang jelas,” ungkap dia.
Namun yang parah tambahnya, terdapat 11 register asset tanah yang bernilai Rp7,22 miliar tidak ada luas. Sebanyak 223 register asset tanah yang nilainya sebesar Rp26,46 miliar tidak beralamat.
“Kita jangan sampai gegap gempita mendapatkan WTP tapi ada persoalan asset pemda sumbawa tidak ditertibkan, sehingga perlu menjadi atensi,” ujarnya.
Menurut dia, jika mengacu pada temuan BPK dan arahan KPK, penertiban asset perlu menjadi catatan serius untuk diperbaikai, agar tidak ada lagi terjadi konflik agrarian. “Saya berahrap ada skema rigit dan konkrit untuk mentertibkan asset,” katanya.
Ia juga meminta agar antara Pemda Sumbawa dan PT AMNT dan DPRD Sumbawa duduk bersama dalam memahami core kebijakan, garis besar yang akan dilakukan dalam tahap konstruksi di Kabupaten Sumbawa. “Agar kita menjaga segala kemungkinan, jangan hanya diatas kertas kabuapten sumbawa sebagai daerah penghasil tapi tataran kebijakannya tidak terdistribusi secara baik,” jelasnya.
Ia berharap, bupati sumbawa dapat membuat hal tersebut terbuka dan transparan agar tidak ada pertanyaan di masyarakat tentang keberpihakan bupati sumbawa kepada salah satu pihak atau beberapa pihak. “Tapi bupati berdiri ditengah dan memastikan bahwa program Pembangunan yang ada berpihak kepada tau dan tana samawa,” tegasnya. (Using)















