Home Berita Olah Raga Brasil Gagal di 16 Besar Piala Dunia 2026, Ancelotti Akui Kesalahan Taktik

Brasil Gagal di 16 Besar Piala Dunia 2026, Ancelotti Akui Kesalahan Taktik

Sumbawanews.com,- Carlo Ancelotti mengakui kesalahan taktis menjadi penyebab kegagalan Timnas Brasil tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026, setelah dikalahkan Norwegia 1-2. Keputusan mengubah strategi saat hydration break babak kedua dianggapnya sebagai titik balik yang meruntuhkan kendali permainan, berujung pada dua gol Erling Haaland yang memastikan kekalahan Brasil — hasil terburuk mereka di Piala Dunia sejak 1990. Ancelotti menegaskan bahwa timnya justru menguasai laga hingga titik itu, namun perubahan yang ia lakukan justru membuka celah bagi lawan. “Ketika Anda kebobolan di menit ke-30 babak kedua di Piala Dunia, sangat sulit untuk bangkit,” ujarnya.

Brasil, yang lolos sebagai juara Grup C dengan tujuh poin, gagal melanjutkan mimpi mempertahankan gelar setelah kalah dari Norwegia yang menempati posisi runner-up Grup I. Kekalahan ini menandai berakhirnya perjalanan tim berjuluk Seleção di turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ancelotti, yang menangani Brasil sejak 2023, tidak menyalahkan pemain, tetapi justru mengambil tanggung jawab penuh atas keputusan kepelatihan yang dianggapnya keliru.

Dalam laga tersebut, Brasil tampil dominan di babak pertama, tetapi tidak mampu memanfaatkan peluang emas. Setelah hydration break, perubahan formasi dan perintah bertahan yang terlalu konservatif membuat lini belakang kehilangan keseimbangan. Haaland memanfaatkan ruang kosong di sisi kiri pertahanan Brasil untuk mencetak dua gol dalam waktu singkat. Meski sempat menurunkan Vinicius Jr. sebagai penyerang tunggal di menit akhir, upaya balasan Brasil gagal membuahkan hasil.

Kegagalan ini menjadi pukulan telak bagi negara dengan lima gelar Piala Dunia, sekaligus memicu debat panas di media sosial dan kalangan pakar sepak bola tentang gaya permainan dan keputusan manajerial di level tertinggi. Ancelotti, yang sebelumnya menangani Real Madrid dan Bayern Munich, menyatakan akan mengevaluasi semua aspek permainan sebelum memutuskan kelanjutan kontraknya.

Previous articleCONCACAF Ikut UEFA Tolak Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia
Next articleIndonesia Hajar Timor Leste 3-1 di Piala AFF 2018, Kemenangan 8 Tahun Silam Jadi Motivasi