Home Berita Olah Raga CONCACAF Ikut UEFA Tolak Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia

CONCACAF Ikut UEFA Tolak Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia

Sumbawanews.com,- Konfederasi Sepakbola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF) menyatakan penolakan terhadap rencana FIFA untuk menjual saham Piala Dunia, menyusul langkah serupa yang diambil UEFA. Kedua badan sepakbola regional itu bersatu dalam menentang proposal Presiden FIFA Gianni Infantino yang ingin membentuk perusahaan baru, FIFAForward Enterprise (FFE), untuk menarik investor swasta dan bahkan anggota negara sebagai pemegang saham dalam turnamen paling bergengsi di dunia. Penolakan ini muncul setelah UEFA, yang mewakili 55 negara, lebih dulu mengkritik rencana tersebut sebagai ancaman terhadap integritas sepakbola. CONCACAF, yang memimpin 41 anggota, mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas transaksi saham, serta menegaskan bahwa aset terbesar sepakbola harus tetap dimiliki oleh keluarga sepakbola, bukan korporasi.

Dalam pernyataan resminya, CONCACAF menekankan pentingnya memaksimalkan pendapatan yang sudah ada melalui program FIFA Forward untuk mendukung pengembangan sepakbola secara merata di seluruh dunia, alih-alih mengandalkan pendanaan swasta yang berisiko mengkomersialkan turnamen. Organisasi yang dipimpin Victor Montagliani itu meminta seluruh anggota FIFA untuk meninjau ulang rencana ini sebelum diputuskan dalam pemungutan suara. Saat ini, setidaknya 96 negara anggota FIFA telah menyatakan penolakan, dan hanya butuh sekitar 10 suara lagi untuk menggagalkan proposal Infantino yang membutuhkan minimal 50 persen suara untuk disetujui.

Dengan bergabungnya CONCACAF dalam oposisi, tekanan terhadap rencana penjualan saham Piala Dunia semakin kuat, memperdalam perpecahan antara kepemimpinan FIFA dan sebagian besar federasi sepakbola dunia yang menganggap komersialisasi berlebihan bisa merusak esensi olahraga.

Previous articleOrang Tua Resah, Anak Sekolah Terancam Bahaya Akibat Bus Karyawan Masuk Gang Permukiman
Next articleBrasil Gagal di 16 Besar Piala Dunia 2026, Ancelotti Akui Kesalahan Taktik