Sumbawanews.com,- Borneo FC melakukan reshuffle besar-besaran menjelang BRI Super League 2026/2027, melepas 15 pemain kunci termasuk kapten Nadeo Argawinata dan Mariano Peralta, serta mengganti seluruh staf kepelatihan dengan pelatih asal Portugal, Mauro Jeronimo, yang membawa tim intinya sendiri. Tim yang dikenal sebagai Pesut Etam ini kini memiliki rata-rata usia skuad 15,6 tahun, menjadikannya tim termuda keempat di liga, dengan hanya tiga pemain impor lama—Caxambu, Juan Villa, dan Marcos Astina—yang bertahan, sementara kiper Kadu Monteiro didatangkan dari PSBS. Pemain baru seperti Iago Mendonça, Christian, Njabulo Blom, Gabriel Oliveira, Rodrigo Varanda, Kablan Davy N’Goma, dan Rubio telah resmi bergabung untuk memperkuat lini pertahanan, tengah, dan serang, sementara dua pemain muda binaan, Alfharezzi Buffon dan Daffa Fasya, dilepas ke klub lain. Kebijakan ini dirancang untuk menopang ambisi Borneo FC mengejar gelar di empat ajang sekaligus: BRI Super League 2026/2027, League Cup, ASEAN Cup, dan AFC Challenge League, dengan pelatih Mauro Jeronimo yang berpengalaman menangani klub Vietnam di ajang ASEAN Cup dan ACL Two menjadi kunci strategi jangka panjang. Borneo FC dikabarkan masih berencana mendatangkan dua pemain tambahan demi memperdalam skuad dan memperbesar peluang meraih setidaknya satu trofi dari empat kompetisi yang diikuti.















