Sumbawanews.com,- Seorang wanita berusia 20 tahun di Jiaxing, China, selamat dari kejadian mengerikan setelah melompat dari balkon apartemen lantai 18 pada pukul 04.00 waktu setempat, 12 Juli 2026. Kejadian itu terjadi setelah pertengkaran berkepanjangan dengan pacarnya, yang berpuncak saat ia mencoba memutuskan hubungan dan membeli tiket kereta pulang ke Yunnan. Pacarnya diketahui menyita ponsel dan kartu identitasnya, serta mengunci pintu untuk mencegahnya pergi. Dalam keadaan panik, ia melompat dari balkon dan selamat berkat pohon yang menahan laju jatuhnya sebelum mendarat di semak-semak dekat situ. Ia langsung dibawa ke rumah sakit oleh pacarnya dan diberi biaya awal perawatan sebesar 20.000 Yuan (Rp 53 juta).
Wanita bernama Xiaoyi mengalami cedera serius: patah tulang panggul, tulang kemaluan, dan kedua kaki, serta luka pada kepala, paru-paru, hati, dan limpa. Ia telah menjalani dua operasi dan harus menjalani operasi ketiga pada akhir Juli 2026. Keluarganya, termasuk pamannya Li yang datang dari Yunnan, mengungkapkan bahwa ibunya menderita kanker sejak 2022, sehingga seluruh tabungan keluarga habis untuk pengobatan. Tagihan medis Xiaoyi kini melebihi 100.000 Yuan (Rp 265,4 juta), dengan utang 60.000 Yuan (Rp 159,2 juta) kepada rumah sakit. Mereka telah mengumpulkan 90.000 Yuan (Rp 238,8 juta) melalui donasi daring, tetapi masih kesulitan membiayai operasi dan rehabilitasi mendatang.
Keluarga Xiaoyi melarang pacarnya mengunjungi ruang rawat inap karena khawatir kehadirannya akan memperburuk kondisi psikologisnya. Polisi telah dilibatkan untuk mengusir pacarnya yang berulang kali mencoba masuk. “Ia sangat beruntung. Hanya beberapa meter dari pohon itu ada beton. Jika mendarat di sana, ia pasti tewas,” kata Li. Beberapa netizen memperingatkan bahwa tindakan impulsif seperti ini sangat berbahaya, sementara yang lain menyayangkan betapa mudahnya nyawa dipertaruhkan dalam konflik hubungan.















