Sumbawanews.com,- Gelandang Belgia Nicolas Raskin menyatakan bahwa kemenangan timnya atas Amerika Serikat dalam laga 16 besar Piala Dunia 2026 adalah bentuk keadilan atas kontroversi yang mengiringi pertandingan. Duel yang berlangsung di Lumen Field, Seattle, pada Selasa (7/7/2026) pagi WIB itu berakhir 4-1 untuk De Rode Duivels, sehingga Belgia melangkah ke perempatfinal. Kontroversi muncul sebelum laga, setelah FIFA membatalkan hukuman tangguhan terhadap striker AS Folarin Balogun, yang sebelumnya menerima kartu merah di laga sebelumnya melawan Bosnia dan Herzegovina. Keputusan itu memicu protes dari Federasi Sepakbola Belgia, terutama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meninjau ulang keputusan tersebut. Balogun tetap diturunkan sebagai starter, namun tak mampu memberi ancaman berarti bagi pertahanan Belgia. “Saya selalu percaya bahwa ada keadilan di suatu tempat dalam hidup. Fakta bahwa hal ini terjadi bisa ditafsirkan beragam, tapi kami merasa itu tidak adil,” ujar Raskin. “Hari ini, saya rasa itu membawa sedikit keberuntungan bagi kami. Kami harus menang, dan itu yang kami sampaikan sepanjang pertandingan.” Belgia selanjutnya akan menghadapi Spanyol di perempatfinal pada Minggu (12/7/2026) dini hari WIB di SoFi Stadium, Inglewood, Los Angeles.















