Home Berita Nasional Batu Bara Alokasikan Rp104 Miliar untuk Rehabilitasi Infrastruktur Pascabencana

Batu Bara Alokasikan Rp104 Miliar untuk Rehabilitasi Infrastruktur Pascabencana

Sumbawanews.com,- Satgas PRR dan Kemendagri meninjau langsung rencana perbaikan Jalan Datuk Umar Palangki di Desa Tanjung Muda, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, sebagai salah satu prioritas penggunaan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp165,96 miliar pada TA 2026. Sebanyak Rp104,15 miliar dari alokasi tersebut dialokasikan khusus untuk pemulihan infrastruktur terdampak bencana, mencakup jalan, jembatan, drainase, sarana air bersih, dan fasilitas pendidikan.

Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal menyatakan seluruh dana TKD Tambahan telah masuk ke Rekening Kas Umum Daerah dan siap dijalankan melalui Peraturan Bupati Nomor 15 Tahun 2026. Peninjauan yang dilakukan Satgas PRR Pascabencana Sumatra bersama Kemendagri bertujuan memastikan kesiapan teknis dan administratif agar anggaran segera berubah menjadi pembangunan fisik yang dirasakan masyarakat. Jalan Datuk Umar Palangki dipilih sebagai prioritas karena menjadi jalur vital penghubung permukiman, pusat ekonomi, serta layanan kesehatan dan pendidikan di Indrapura dan Tanjung Muda, sekaligus pernah berfungsi sebagai jalur logistik darurat saat bencana melanda.

Sekretaris Ditjen Keuangan Daerah Kemendagri Horas Maurits Panjaitan meminta pemerintah daerah menyusun indikator dan target terukur serta melaporkan progres pelaksanaan secara berkala. Sementara Staf Khusus Mendagri Kastorius Sinaga menekankan bahwa pemulihan tidak boleh berhenti pada perbaikan kerusakan, tetapi harus memperkuat kesiapsiagaan jangka panjang. Ia menyarankan pemanfaatan dana untuk membangun *command center*, sarana peringatan dini, dan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan sesuai Surat Edaran Mendagri Nomor 900.1.3/1084/SJ.

Ketua Satgas PRR Tito Karnavian menegaskan pemerintah pusat memberikan keleluasaan penuh kepada daerah dalam memanfaatkan TKD Tambahan, termasuk untuk memperkuat infrastruktur di wilayah rawan bencana.

Previous articleBronyx AI, Platform Keamanan Siber Buatan Lokal, Diresmikan di Jakarta
Next articleLangit Toronto Berubah Kuning Akibat Asap Kebakaran Hutan