Sumbawanews.com,- Barcelona masih mengejar Julian Alvarez sebagai target utama untuk mengisi posisi penyerang tengah menjelang bursa transfer musim panas 2026, meski Atletico Madrid tegas menolak melepaskan pemain asal Argentina itu. Alvarez, yang bergabung dari Manchester City pada 2024, menjadi tulang punggung lini depan Atletico di bawah arahan Diego Simeone, yang secara konsisten menegaskan bahwa sang penyerang adalah bagian tak tergantikan dari proyek jangka panjang klub ibu kota Spanyol. Meski demikian, Barcelona tetap mempertahankan minatnya, dengan Deco dan Hansi Flick menilai karakter dan kemampuan finising Alvarez sangat selaras dengan kebutuhan taktis tim.
Simeone tidak mengendurkan sikapnya, bahkan setelah Alvarez kembali berlatih bersama tim setelah masa istirahat. Barcelona menunggu sinyal dari sang pemain—jika Alvarez secara terbuka menyatakan keinginan untuk pindah, maka peluang negosiasi bisa terbuka. Namun, waktu menjadi faktor krusial: Flick membutuhkan kepastian komposisi skuad sebelum dimulainya musim baru, sehingga klub tidak bisa menunda keputusan terlalu lama. Sementara itu, Atletico tetap kukuh mempertahankan Alvarez, mengingat kontribusinya yang signifikan sejak kedatangannya, termasuk gol penyeimbang dalam derby Madrid melawan Real Madrid di menit ke-32 yang menghujam gawang Thibaut Courtois.
Jika negosiasi gagal berkembang, Barcelona dipastikan akan segera mengaktifkan rencana cadangan untuk merekrut striker pengganti. Namun hingga kini, Alvarez tetap menjadi prioritas utama. Semua bergantung pada sikap pemain setelah kembali ke markas Atletico dan apakah klub tuan rumah bersedia membuka pintu negosiasi—sesuatu yang sampai saat ini belum terlihat tanda-tandanya. Saga transfer ini akan terus menjadi sorotan, bukan hanya karena nama besar kedua klub, tapi juga karena posisi Alvarez yang kini menjadi titik tumpu strategi masa depan kedua tim.















