Sumbawanews.com,- Barcelona tumbang 2-4 dari Paris Saint-Germain pada matchday ketiga Liga Champions 2026/2027, Rabu (21/10/2026) dini hari WIB, di Parc des Princes. Gol Desire Doue, Lucas Hernandez, Vitinha, dan Fabian Ruiz membawa PSG menang meyakinkan, sementara Barcelona menyamakan kedudukan lewat Xavi Espart dan Lamine Yamal. Keputusan pelatih Hansi Flick mengistirahatkan Rodri dan menurunkan Marc Bernal sebagai starter menjadi sorotan utama, terutama setelah pergantian strategis di babak kedua justru menarik keluar Pedri dan memasukkan Rodri—langkah yang dinilai memperlemah kendali lini tengah saat pertandingan kritis.
Flick dikabarkan mempertimbangkan jadwal El Clasico yang akan datang sebagai alasan utama rotasi, namun kekalahan ini mempertanyakan prioritas tim dalam menghadapi laga-laga besar di Liga Champions. Rodri, yang baru saja menyelesaikan 90 menit penuh dalam dua laga La Liga berturut-turut melawan Getafe dan Real Betis, justru duduk di bangku cadangan—keputusan yang dianggap berisiko menghadapi lawan sekelas PSG, juara bertahan Eropa. Marc Bernal yang diturunkan sebagai pengganti tidak mampu mempertahankan ritme permainan yang dibutuhkan, dan pergantian kemudian memperdalam kekacauan: Xavi Espart yang tampil menonjol ditarik keluar, digantikan Alejandro Balde yang minim menit bermain musim ini, sementara Gabriel Jesus—yang dianggap bisa menambah daya serang—tetap tidak dimainkan.
Kekalahan ini bukan hanya soal hasil, tapi juga menyoroti ketidakjelasan strategi Flick dalam mengelola beban pemain di tengah jadwal padat. Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi mendalam, terutama setelah sebelumnya Flick mendapat kartu merah dalam laga melawan Girona, yang membuatnya dilarang mendampingi tim saat menghadapi Real Madrid dalam El Clasico pekan depan. Dengan PSG yang tampil solid dan Barcelona yang kehilangan keseimbangan, pertanyaan besar kini menggantung: apakah upaya menjaga kebugaran pemain justru mengorbankan peluang meraih hasil penting di panggung Eropa?















