Sumbawanews.com,- AS Roma meraih kemenangan telak 4-0 atas Lecce dalam lanjutan pekan kedua Liga Italia 2026-2027, Senin (31/8/2026) malam WIB, di Stadion Via Del Mare. Donyell Malen menjadi pahlawan dengan mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-4 dan ke-23, sementara Matias Soule dan Rodrigo Mora menambahkan gol pada menit ke-25 dan ke-70. Kemenangan ini mempertahankan catatan sempurna Roma di awal musim, setelah sebelumnya juga menang 4-0 atas Fiorentina di pekan pertama.
Dengan kemenangan ini, Roma mengumpulkan enam poin dan memimpin klasemen sementara Liga Italia 2026-2027, unggul selisih gol dari tim-tim sejajar seperti Inter Milan, AC Milan, Juventus, Atalanta, dan Lazio yang juga meraih enam poin. Roma mencatatkan delapan gol dalam dua laga, menjadi tim paling produktif di kompetisi hingga saat ini.
Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, memuji performa timnya secara keseluruhan. “Mereka tampil apik dalam segala aspek, baik dari segi karakter yang ditunjukkan maupun kepercayaan diri di lapangan. Tidaklah mudah bagi siapa pun untuk menghadapi Roma hari ini,” ujarnya, seperti dilansir Football Italia.
Gasperini khususnya memuji Donyell Malen, yang kini telah mencetak lima gol dalam dua pertandingan Liga Italia musim ini, dan 19 gol dari 20 penampilan sepanjang karier di liga tersebut. “Saya pernah bekerja dengan penyerang hebat seperti Diego Milito. Malen sedikit berbeda, tapi dalam beberapa hal ia mengingatkan saya pada Milito,” kata Gasperini. “Dia punya kemampuan mengontrol bola, berputar, dan akselerasi tiba-tiba—karakteristik langka bagi penyerang tengah. Kami memutuskan memainkannya di posisi itu, dan keputusan itu membuahkan hasil manis.”
Gasperini juga menyoroti kemitraan Malen dengan Paulo Dybala, yang turut menjadi kunci serangan Roma. “Jika keduanya selalu dalam kondisi prima seperti ini, segalanya akan terasa lebih mudah. Tapi kita tahu, kenyataannya tidak selalu demikian,” tambahnya.
Lecce, yang diperkuat kiper Wladimiro Falcone, gagal memanfaatkan peluang di babak kedua meski tampil lebih agresif. Skor 0-4 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang, memastikan Roma memulai musim dengan dominasi mutlak.















