Sumbawanews.com,- Duta Besar Amerika Serikat untuk ASEAN, Kevin Kim, mengatakan pemerintah AS terus mendukung negara-negara kawasan dalam memperkuat upaya pemberantasan penipuan daring melalui kerja sama penegakan hukum dan peningkatan kapasitas. Kim menyampaikan hal itu dalam pertemuan dengan media di Jakarta pada Selasa, 7 Juli 2026, menekankan bahwa kunci utama penanganan kejahatan ini adalah koordinasi hukum yang solid. Ia menambahkan, AS siap memberikan bantuan teknis dan keahlian untuk meningkatkan kemampuan negara-negara ASEAN dalam mencegah, mengungkap, dan menindak kejahatan siber yang kian meresahkan. Penipuan daring, menurut Kim, bukan hanya masalah regional, tetapi ancaman global yang telah merugikan jutaan keluarga dan menjadi agenda penting dalam diplomasi AS-ASEAN.
Kim menegaskan bahwa isu ini menjadi salah satu pilar utama dalam kesepakatan perdamaian antara Thailand dan Kamboja yang dimediasi oleh Presiden AS Donald Trump, karena pemahaman bahwa penipuan daring berdampak langsung pada warga Amerika. Ia juga menyebut bahwa Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio telah mengangkat isu ini secara eksplisit saat menghadiri pertemuan para menteri luar negeri ASEAN di Kuala Lumpur tahun lalu, karena dampaknya yang menyentuh kehidupan jutaan orang di Asia Tenggara. Dukungan AS, kata Kim, akan disalurkan melalui berbagai mekanisme kerja sama resmi dan program pemerintah yang sudah berjalan.















