Sumbawanews.com,- Pada 19 Agustus 1897, dua belas taksi listrik buatan Walter Bersey mulai beroperasi di jalanan London, menjadi kendaraan bertenaga listrik pertama yang digunakan untuk layanan sewa di ibu kota Inggris. Dikenal sebagai “Hummingbird” karena suara berdengung dan warna kuning-hitamnya, taksi ini mampu melaju dengan kecepatan 14 hingga 19 kilometer per jam. Setiap kendaraan wajib memenuhi empat syarat dari Scotland Yard: didampingi sopir, mampu berhenti sesuai permintaan, berbelok di ruang sempit, dan menaiki bukit curam seperti Savoy Hill. Baterai diganti melalui sistem pengangkatan hidraulik di satu-satunya stasiun pengisian daya di London, namun operasionalnya terhambat oleh bobot kabin yang mencapai dua ton, menyebabkan ban cepat rusak dan kaca retak akibat getaran. Setelah enam bulan beroperasi, kerusakan terus meningkat, dan dalam dua tahun, seluruh taksi Bersey menghilang dari jalan raya.
Walter Bersey, yang sebelumnya memamerkan kendaraannya dalam balapan Emancipation Run pada 1896, percaya listrik adalah tenaga alam paling dekat dan efektif bagi manusia. Ia menyatakan, “Tidak ada batasan yang terlihat bagi harapan dan ekspektasi para ahli listrik.” Meski taksi ini gagal bertahan lama, kehadirannya menjadi bukti nyata bahwa teknologi mobil listrik bukanlah inovasi modern, melainkan telah diuji coba lebih dari satu abad lalu.















