Sumbawanews.com,- Mikel Arteta mengaku terkejut dengan kerasnya kritik yang ditujukan kepada Arsenal terkait cara klub menangani kepergian Gabriel Jesus dan Gabriel Martinelli pada musim panas 2026. Jesus meninggalkan Arsenal untuk bergabung dengan Barcelona dengan nilai transfer 15 juta euro, sementara Martinelli pindah ke Al Hilal senilai 60 juta poundsterling. Kedua pemain Brasil itu meninggalkan klub dalam kondisi yang menuai kontroversi, terutama setelah Jesus mengungkapkan bahwa ia tiba-tiba diminta berlatih terpisah tanpa penjelasan jelas dari manajemen.
Arteta menegaskan bahwa ia telah berbicara secara pribadi dengan Jesus di ruang ganti, dan keduanya saling menyampaikan rasa terima kasih. “Sangat terkejut, sejujurnya… saya tidak tahu kata-kata apa yang disampaikan, tidak masalah. Yang kami sampaikan satu sama lain adalah rasa terima kasih,” ujar Arteta. Ia mengakui bahwa sebagai manajer, ia harus siap menyampaikan keputusan sulit yang bisa membuat pemain kecewa, bahkan jika itu berarti menjadi “polisi jahat” demi kepentingan tim.
Kritik juga datang dari mantan striker Arsenal, Ian Wright, yang mempertanyakan perlakuan klub terhadap Martinelli, terutama karena pemain itu tidak masuk skuad utama sejak awal musim sebelum resmi hengkang. Arteta tidak membantah bahwa keputusan itu menimbulkan reaksi negatif, tetapi menekankan bahwa hubungan antara klub dan pemain tidak ditentukan oleh proses perpisahan, melainkan oleh jejak yang ditinggalkan.
Ia mencontohkan Leandro Trossard, yang juga meninggalkan Arsenal untuk bergabung dengan Besiktas dengan nilai transfer 18 juta euro, namun kembali ke Emirates Stadium setelah laga melawan Chelsea dan diterima hangat di ruang ganti. “Yang penting biasanya adalah apa yang terjadi tiga bulan kemudian, enam bulan kemudian. Ketika Trossard datang, dia berada di ruang ganti bersama kami, dengan atmosfer dan hubungan yang Anda miliki,” kata Arteta. Ia berharap hal serupa bisa terjadi dengan Jesus dan Martinelli—bahwa rasa hormat dan ikatan emosional tetap utuh, meski mereka sudah bukan bagian dari skuad.















