Sumbawanews.com,- Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Argentina dan Inggris di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada Kamis, 16 Juli 2026, pukul 02.00 WIB. Duel ini menjadi pertemuan pertama kedua tim dalam dua dekade, sejak laga uji coba di Jenewa, Swiss, pada November 2005. Kedua tim bertaruh satu tiket ke final, sambil mengulang sejarah rivalitas legendaris yang mencakup momen-momen ikonik seperti “Tangan Tuhan” Maradona, kartu merah Rattin, dan adu penalti 1998. Argentina datang sebagai juara bertahan, sementara Inggris berusaha mengakhiri penantian 60 tahun untuk kembali ke final Piala Dunia setelah gelar terakhir mereka pada 1966.
Laga ini bukan sekadar pertandingan sepak bola biasa, melainkan simbol pertemuan dua kekuatan sepak bola dengan sejarah saling menghiasi. Pertemuan terakhir mereka sebelumnya terjadi pada 2005, ketika Inggris menang 3-2 dalam pertandingan persahabatan yang dipenuhi drama, termasuk gol penentu Michael Owen di menit terakhir. Sejak itu, kedua tim tidak pernah lagi bertemu di ajang resmi hingga kini. Di Piala Dunia, mereka pernah saling mengalahkan dalam laga-laga bersejarah: dari kontroversi 1966, keajaiban Maradona di 1986, adu penalti memilukan 1998, hingga gol penalti David Beckham yang membawa Inggris menang 1-0 pada 2002.
Argentina, yang mengusung status sebagai juara bertahan, berharap bisa mempertahankan gelar dengan melangkah ke final untuk kedua kalinya berturut-turut. Di sisi lain, Inggris yang dipimpin kapten Harry Kane dan tim muda berbakat seperti Jude Bellingham, berjuang untuk mengakhiri puasa gelar yang telah berlangsung sejak 1966. Kemenangan bagi Inggris akan menjadi sejarah baru, sementara kekalahan bagi Argentina bisa mengakhiri mimpi mempertahankan gelar sejak 1978.
Dengan seluruh beban sejarah, emosi, dan harapan yang terkandung di dalamnya, pertandingan ini menjadi salah satu laga paling dinanti dalam sejarah Piala Dunia modern. Stadion Atlanta diprediksi akan dipadati penonton yang menyaksikan bukan hanya pertandingan, tetapi kelanjutan dari sebuah legenda yang belum pernah benar-benar usai.















