Sumbawanews.com,- Ruben Amorim, pelatih AC Milan, dikabarkan ingin melepaskan Rafael Leao dari skuad tim merah-hitam menjelang bursa transfer musim panas 2026. Keputusan ini didasarkan pada ketidaksesuaian gaya bermain Leao dengan filosofi taktis Amorim yang menekankan pemanfaatan ruang sempit, sementara sang winger lebih sering bergerak melebar ke sisi lapangan. Selain itu, Leao juga diklaim menjadi sumber negativitas di ruang ganti, terutama setelah beberapa kali menyatakan keinginannya untuk hengkang setelah tujuh tahun membela Milan sejak 2019.
Menyusul tekanan dari pelatih, manajemen Milan pun menurunkan harga jual Leao dari kisaran 50-60 juta euro menjadi 40-45 juta euro. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses transfer dan menarik minat klub-klub yang tertarik, dengan Galatasaray sebagai kandidat terdepan. Pertemuan antara perwakilan Leao, termasuk pengacaranya, dengan Hendrik Almstadt—ahli strategi transfer yang bertanggung jawab di bawah manajer umum Garry Cardinale—telah dilakukan untuk membahas masa depan pemain asal Portugal itu. Leao sendiri masih terikat kontrak hingga Juni 2028 dengan gaji tahunan sekitar 5-7 juta euro.
Meski belum ada keputusan resmi, tekanan untuk menjual Leao semakin kuat, terutama setelah Amorim secara tegas menyampaikan bahwa pemain ini tidak lagi masuk dalam rencana jangka panjang tim. Klub-klub seperti Besiktas dan Fenerbahce sebelumnya dikabarkan tertarik, meski Fenerbahce telah membantah tawaran senilai 100 juta euro. Dengan situasi yang memanas, masa depan Leao di San Siro kini semakin kabur.















