Home Berita 3 Jabatan Eselon II Kembali Lowong, Bupati: Tergantung

3 Jabatan Eselon II Kembali Lowong, Bupati: Tergantung

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Saat ini setidaknya terdapat tiga jabatan eselon yang lowong setelah Asisten I dan Asisten III Setda Sumbawa Pensiun. Kemudian Didi Hermansyah, SE., mengisi jabatan Inspektur Kabupaten Sumbawa, yang sebelumnya menjabat Badan Keuangan Dan Aset Daerah, menjadi Inspektur Kabupaten Sumbawa.

Baca Juga: Bupati Lantik 8 Eselon II

“Tidak ada pansel, hanya pergeseran aja. kalau pergeseran saja, kita lihat kondisinya,” kata Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., Bupati Sumbawa, usai melantik dan mengukuhkan 8 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II.b) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Rabu (01/10).

Ia mengungkapkan, selain jabatan eselon II tersebut, dengan pelantikan pejabat hari ini maka otomatis terdapat 8 jabatan yang lowong. “Kalau memang ada yang bisa digeser, geser. Kalau tidak, ya pansel, Tergantung.

Ia berkomitmen, dalam pengisian jabatan di lingkup pemda Sumbawa akan dilakukan secara obyektif. Meskipun didalam proses dan calon yang muncul, terdapat orang yang memiliki kedekatan secara pribadi.

“kalau memang dari seleksi administratif, dari sisi proses hasil tesnya dari pansel lolos, berarti memang lolosnya. mungkin dari sisi hal-hal tertentu masih ada kekurangannya, ya saya tidak memaksakan Walaupun dia adik,” tegas dia. (Using)

Previous articleBupati Lantik 8 Eselon II
Next articleBupati Buka Kapolres Cup Open Tournament Voli se-Pulau Sumbawa 2025
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.