Home Berita Bappeda Gelar Rapat Monitoring dan Evaluasi TPPA Triwulan II

Bappeda Gelar Rapat Monitoring dan Evaluasi TPPA Triwulan II

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Kepala BAPPEDA yang di wakili oleh Sekban, Dwi Rahayu Ratih WS,ST.MM, membuka Rapat Monitoring dan Evaluasi TPPS Triwulan II Aksi # 2 Penandaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dalam rangka Pencegahan dan percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sumbawa Tahun 2025. Pada acara tersebut di hadiri oleh Sekretaris DP2KBP3A, Kabid PPM Bappeda dan OPD terkait, acara bertempat di Ruang pertemuan BAPPEDA Sumbawa, Selasa (2/12/2025).

Baca Juga: Wakil Bupati Sumbawa Lakukan Pelayanan Stunting di Desa Baturotok

Dalam sambutannya Sekban menyampaikan kegiatan tersebut untuk membahas Rencana Aksi 2 Penandaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dalam rangka pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Sumbawa.

“Saya menekankan bahwa masalah stunting merupakan salah satu indikator yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat dan menjadi salah satu IKU (Indikator Kinerja Utama) Kabupaten Sumbawa,” ucap dia.

Ia berharap agar semua pihak dapat memberikan konsentrasi penuh dalam menangani masalah ini, karena ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Dan Anggaran yang dialokasikan harus wajar dan sesuai dengan kebutuhan, serta harus diikuti dengan implementasi yang efektif.

Selain itu, ia juga berharap agar semua pihak dapat bekerja sama dalam menyusun anggaran yang tepat untuk mencapai tujuan penurunan stunting di Sumbawa. “Semoga acara ini dapat memberikan hasil yang positif dan bermanfaat bagi kita semua. Mari kita bekerja sama untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Sumbawa,” harapnya.

pada kesempatan tersebut Kabid PPM – DR. Rusmayadi S.KEP.NS, MPH, menyampaikan, Rapat Stunting 2 ini bertujuan untuk memperkuat perencanaan dan penganggaran di semua OPD terkait dengan stunting. Kami berharap indikator-indikator stunting dapat dikawal dalam dokumen APBD. Sehingga target penurunan stunting sebesar 22 persen pada tahun 2026 dapat tercapai.

lebih lanjut Kabid PPM menyampaikan, pada hari ini kita sudah menetapkan lokus dari pada Stunting itu sebagai base line kita di dalam perencanaan 2026. “Dan kita tadi semua opd sepakat dan komitmen setelah kita menetapkan lokus ini, maka kita harus melakukan intervensi terhadap lokus yang kita sudah tetapkan bukan semata-mata kita menetapkan lokus tapi juga kita harus berani dan ikut di dalam melakukan intervensi terhadap stunting ini,”ungkapnya.

Kabid PPM berharap dengan kerja sama dan komitmen yang baik. “Semoga sumbawa ini juga bisa terbebas dari Stunting memujudkan sumbawa mas 2045 dan Visi sumbawa yang unggul maju dan Sejahtera bebas dari stunting,” tutupnya. (Using)

Previous articleTNI Kembali Kirim Bantuan Dengan Metode Airdrop untuk Warga Terisolasi Akibat Banjir di Aceh Tamiang
Next articleBabinsa Mapurujaya Gelar Komsos dan Bantu Warga Bangun Rumah di Kampung Hiripau
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik