Home Berita Prajurit TNI Gelar Lomba Mewarnai di Camp Pengungsian Sulteng

Prajurit TNI Gelar Lomba Mewarnai di Camp Pengungsian Sulteng

sumbawanews.com,- Prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Penanggulangan Bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi Palu, Sigi dan Donggala dari Batalyon Arhanud 16/Sula Bhuana Chakti (SBC) Divif 3 Kostrad menggelar lomba mewarnai di camp pengungsian Kel. Kayumalue, Kec. Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (24/10/2018).

 

Prajurit  TNI dari Batalyon Arhanud 16/SBC bekerja sama dengan relawan mandiri gorontalo dan PT. Garuda Food mengadakan lomba mewarnai gambar bagi anak-anak PAUD bertujuan untuk menghilangkan trauma anak-anak yang berada di camp pengungsian.

 

Lomba mewarnai gambar ini diikuti 200 orang anak-anak usia dini dari pendidikan PAUD wilayah Palu Utara yang didampingi guru pengawas sebanyak 20 orang. Kegiatan ini diselenggarakan dimaksudkan agar anak-anak merasa senang karena bisa bermain dengan teman-teman sebayanya.

Kegiatan ini juga merupakan kegiatan trauma healing untuk anak-anak supaya tidak merasa takut lagi untuk pergi belajar dan tidak merasa trauma dengan kejadian bencana alam yang telah mereka alami.

 

Pada saat kegiatan lomba mewarnai, Pengawas TK Kec. Palu Utara bapak Zartin Tumpugi, S.pd menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bagus untuk melatih kemandirian, kerja sama anak-anak dengan teman-temannya dan pembinaan untuk anak usia dini sangat penting. (Mad/Puspen TNI)

Previous articleTNI dan Kemendag RI Tandatangani Nota Kesepahaman Pengamanan Dibidang Perdagangan dan Perlindungan Konsumen
Next articleBerita Foto : Komandan PMPP TNI Kunjungi Satgas SEMPU XXV-J/UNIFIL di Lebanon
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.