Bogor, sumbawanews.com – Dua puluh lima perwira militer Indonesia lulus dari Information Warfare Training Command San Diego (IWTC SD) International Maritime Intelligence Course (IMIC) pada 26 Agustus. Kursus IMIC memperkuat hubungan AS dengan negara-negara mitra dan membantu Amerika Serikat menjaga perdagangan bersama rute terbuka untuk masyarakat internasional. Demikian siaran pers yang disampaikan kedutaan besar Amerika Serikat Jakarta, Rabu (31/08).
Disebutkan, Kursus satu minggu, yang disampaikan di Indonesia oleh Mobile Training Team (MTT), memberikan pelatihan intelijen kepada mitra utama Indo-Pasifik. Itu adalah kursus IMIC lengkap pertama Komando San Diego yang disampaikan ke luar negeri sejak sebelum dimulainya pandemi COVID-19. MTT secara langsung mendukung Prakarsa Keamanan Maritim Indo-Pasifik (MSI) Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan, meningkatkan keamanan maritim dan kesadaran domain maritim negara-negara di sepanjang Laut Cina Selatan dan ke Asia Selatan.
Kursus unggulan IMIC memberikan pelatihan intelijen dasar kepada perwira junior internasional dengan gaji dari O-1 hingga O-5. Lulusan kursus dapat memberikan dukungan intelijen untuk operasi dan perencanaan angkatan laut di lingkungan terapung dan darat.
“Kursus ini sangat penting untuk pengambilan keputusan Komandan. Kami berharap kursus ini dapat dilanjutkan dan ditingkatkan ke jenjang berikutnya di tahun depan,” kata Letnan Amir Mahmud TNI AL, salah satu mahasiswa kursus tersebut.
Selama kursus satu minggu, para perwira Indonesia menyelesaikan pelajaran yang mencakup disiplin dan proses intelijen, termasuk latihan praktis tentang pengarahan, metode analitis, dan perencanaan intelijen. Kursus ini mempersiapkan siswa untuk melaksanakan berbagai tugas yang berpusat di sekitar evaluasi, analisis, dan penyebaran informasi penting untuk menginformasikan para pembuat keputusan melalui produksi kecerdasan yang dapat ditindaklanjuti.
“Ini adalah pengalaman yang sangat unik. Setelah mengajar kursus beberapa kali di Amerika Serikat, sangat menyenangkan dapat melihat siswa di lingkungan rumah mereka bekerja bersama rekan-rekan mereka. Ada banyak interaksi bolak-balik dan siswa sangat terlibat dan terlibat, ”kata Lt. Miranda Rogers, salah satu instruktur MTT IMIC.
Dengan ukuran kelas rata-rata mulai dari 25 hingga 35 siswa, lebih dari 600 siswa militer asing telah menyelesaikan IMIC dengan MTT yang sukses di Mexico City, Meksiko; Kuala Lumpur, Malaysia; dan Manila, Filipina. (Using)

















