Home Uncategorized Satgas Yonif 755 Kostrad Mengatasi Permasalahan Kesehatan Masyarakat Hemigoma di Papua

Satgas Yonif 755 Kostrad Mengatasi Permasalahan Kesehatan Masyarakat Hemigoma di Papua

(Timika).Kesehatan itu adalah hal yang utama dan penting, Satgas Yonif 755/Yalet/20/3 Kostrad membantu masyarakat dalam menjaga dan mengobati permasalahan yang dialami oleh masyarakat Kampung Hemigoma di wilayah Aramsolki, Kabupaten Mimika, Papua.

Demikian disampaikan Dansatgas Yonif 755/Yalet/20/3 Kostrad, Letkol Inf Dodi Nur Hidayat dalam rilis tertulisnya di Timika, Papua, Kamis (2/1/2020).

Dansatgas mengatakan bahwa kesehatan merupakan hal yang penting, sehingga kita (satgas) harus bisa memberikan bantuan kepada masyarakat yang sedang mengalami gangguan kesehatan.“Kita tahu bahwa kesehatan itu sangatlah penting, sehingga kita harus selalu menjaga kesehatan diri kita dan mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan mereka,” ujarnya.

Menurut Letkol Inf Dodi Nur Hidayat, kegiatan pengobatan keliling ini merupakan salah satu upaya dari Satgat Yonif 755/Yalet/20/3 Kostrad dalam upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan memberikan bantuan baik pelayanan kesehatan dan obat-obatan secara gratis.

Kegiatan yang dilakukan oleh personel satgas ini di pimpin langsung oleh Danki Satgas Yonif 755/Yalet/20/3 Kostrad Lettu Inf Sutarwo.

Hal ini juga mendapat sambutan positif dari Bapak Bavol Wantik selaku Kepala Kampung Hemigoma, dimana pada saat yang bersamaan istri dari kepala kampung tersebut juga sedang mendapat permasalahan pada kesehatannya.Saya berterima kasih kepada anggota TNI karena sudah menolong istri saya dan juga masyarakat Hemigoma yang sedang sakit,” ucapnya. (Bdr)

Previous articlePrajurit Satgas TNI RDB Berbagi Kecerian di Perayaan Natal Dengan Masyarakat Kongo
Next articleHari Kedua Banjir Jakarta, SRT Bakamla RI Gerak Cepat Evakuasi Korban Banjir
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.