Sumbawanews.com,- PSSI membatalkan laga tandang Timnas Indonesia melawan Yordania yang semula dijadwalkan pada 13 November di Amman, demi memprioritaskan keselamatan para pemain. Keputusan ini diumumkan oleh Federasi Sepak Bola Yordania (JFA) pada 5 November, berdasarkan permintaan resmi dari PSSI. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa situasi di Timur Tengah dinilai terlalu kompleks untuk mengambil risiko, terutama mengingat jadwal kompetisi yang kacau akibat penundaan Piala Asia 2027 dari Januari ke Desember 2027.
Erick menjelaskan bahwa laga melawan Yordania—bersama dengan pertandingan melawan Kuwait yang juga dibatalkan—awalnya dirancang sebagai bagian dari persiapan Tim Merah Putih menjelang Piala Asia 2027. Namun, dengan penundaan turnamen kontinental itu dan tidak adanya jadwal resmi dari AFC di bulan November, pertandingan tersebut tidak lagi berfungsi sebagai uji coba strategis. “Kita tahu situasi di Timur Tengah tidak mudah. Kita memprioritaskan bagaimana keselamatan para pemain terlebih dahulu,” ujar Erick di Jakarta, Kamis (5/11).
Untuk mengisi jadwal FIFA Matchday November 2026, PSSI menyerahkan pengambilan keputusan kepada Badan Tim Nasional (BTN) dan pelatih kepala John Herdman. Mereka diminta untuk merumuskan rencana alternatif yang sesuai dengan kebutuhan tim menjelang Piala Asia 2027. Timnas Indonesia terakhir kali bertanding dalam ajang resmi pada Piala ASEAN 2026, yang berlangsung pada September–Oktober lalu.















