Sumbawanews.com,- Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth terancam dipecat menyusul kekalahan telak Partai Republik dalam Pemilu Sela 2026. Sejumlah anggota Kongres, termasuk tokoh anti-Trump Thomas Massie, berencana mengajukan pemungutan suara untuk memakzulkannya saat sidang kembali digelar minggu depan. Hegseth dianggap sebagai arsitek utama keputusan serangan ke Iran yang tanpa strategi keluar dan tanpa perencanaan dampak politiknya. Meski para ahli strategi GOP mengakui bahwa akar masalah partai jauh lebih dalam dari sekadar kebijakan militer, para pemimpin partai enggan menyalahkan Presiden Donald Trump. Kini, Hegseth menjadi sasaran kemarahan internal partai sebagai kambing hitam atas kegagalan elektoral tersebut.















