Home Berita Olah Raga Timnas Indonesia Cari Lawan Baru Usai Batal Lawan Yordania

Timnas Indonesia Cari Lawan Baru Usai Batal Lawan Yordania

Sumbawanews.com,- PSSI resmi membatalkan laga uji coba Timnas Indonesia melawan Yordania yang semula dijadwalkan pada 14 November 2026 di Amman, menyusul kekhawatiran atas keamanan pemain di tengah ketidakstabilan situasi di Timur Tengah. Keputusan ini diumumkan oleh Federasi Sepakbola Yordania (JFA) pada 5 November 2026, setelah PSSI mengajukan permohonan resmi untuk menunda pertandingan. Kini, PSSI sedang mempertimbangkan tiga negara sebagai pengganti lawan di FIFA Matchday November 2026, dengan kemungkinan laga digelar di Indonesia.

Salah satu opsi terkuat adalah Irak. Tim asuhan Graham Arnold belum memiliki jadwal pertandingan setelah keputusan menunda Piala AFF Asia Barat (WAFF) 2026 hingga Januari 2027, akibat penundaan Piala Asia 2027 di Arab Saudi. Menghadapi Irak yang sudah lolos ke Piala Dunia 2026 akan menjadi ujian berharga bagi Timnas Indonesia dalam mempersiapkan kualifikasi Piala Dunia mendatang.

Lebanon juga menjadi kandidat kuat. Seperti Irak, Lebanon awalnya dijadwalkan berlaga di WAFF 2026, namun jadwalnya ikut bergeser. Kedua tim pernah bertemu pada September 2025 dengan hasil imbang 0-0, sehingga pertemuan ulang di November 2026 bisa menjadi lanjutan duel strategis yang seimbang.

Meski laga di Amman dibatalkan, kemungkinan pertemuan dengan Yordania tetap terbuka — hanya saja dipindahkan ke Indonesia. Dua kota, Jakarta dan Surabaya, disebut sebagai calon tuan rumah jika kesepakatan itu terwujud. PSSI masih mengevaluasi opsi terbaik, dengan pertimbangan kesiapan infrastruktur, jadwal pemain, dan aspek keamanan.

Dengan tiga pilihan yang tersedia, Timnas Indonesia siap menyusun strategi baru untuk memaksimalkan persiapan menjelang kualifikasi Piala Dunia 2026, sekaligus menjaga ritme kompetitif di tengah gejolak jadwal internasional yang tak menentu.

Previous articleCristiano Ronaldo Resmi Pensiun dari Timnas Portugal
Next articleSumbawa Barat Menuju Kabupaten Layak Anak: Membangun Daerah dari Generasi Penerusnya