Sumbawanews.com,- Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama memperkenalkan belalang goreng, kuliner khas Gunungkidul, di podium setelah finis runner-up di balapan Moto3 Malaysia 2026. Aksi itu memicu reaksi spontan dari juara balapan, Maximo Quiles, yang langsung merespons dengan kaget: “Oh enggak,” dan “Wah, gila kamu,” seperti diceritakan Veda dalam konferensi pers virtual pada Kamis (5/11) sore.
Veda, yang berasal dari Gunungkidul, mengaku sengaja membawa makanan tradisional itu sebagai bentuk promosi budaya lokal. Ia sudah sejak awal tahun memperkenalkan belalang goreng kepada tim Honda Team Asia, termasuk manajer Hiroshi Aoyama, yang ternyata pernah mencobanya di Jepang. Pada hari Sabtu sebelum balapan, anggota tim sudah mencicipi kudapan itu, dan pada Minggu setelah Veda naik ke podium, mereka pun meminta sisa belalang goreng yang ia simpan di area pribadinya.
Meski banyak yang menyebut belalang goreng kaya protein, Veda menegaskan ia menyukainya bukan karena nilai gizinya, melainkan karena itu adalah makanan kesukaan sejak kecil. “Saya suka aja makan walang goreng sih. Bukan karena proteinnya tinggi saya jadi suka makan, bukan,” ujarnya sambil tertawa.
Kehadiran belalang goreng di panggung internasional Moto3 menjadi simbol kebanggaan budaya lokal yang berhasil menembus dunia balap global — tanpa perlu dikemas sebagai tren, hanya karena kecintaan sederhana seorang pembalap pada tanah kelahirannya.















