Sumbawanews.com,- Suasana di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Timur ramai menjelang sidang kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Roy Suryo, di mana Presiden Joko Widodo dijadwalkan hadir sebagai saksi. Untuk menjaga keamanan, 1.200 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP dikerahkan. Arus lalu lintas dialihkan, termasuk penutupan jembatan layang dari arah Klender, sementara massa pendukung Jokowi dan kelompok Roy Suryo serta Dokter Tifa terpantau berkumpul di sekitar gedung pengadilan. Kepolisian meminta dukungan warga sekitar, khususnya Perumahan Eramas 2000, untuk menjaga ketertiban selama persidangan berlangsung.















