Sumbawanews.com,- Data Penjaga Pantai Amerika Serikat menunjukkan bahwa dari 8.999 pemeriksaan kapal asing sepanjang 2025, hanya 77 yang ditahan karena melanggar standar keselamatan maritim internasional. Penahanan itu terjadi bukan karena pelanggaran kedaulatan, melainkan karena ketidaksesuaian terhadap ketentuan International Convention for the Safety of Life at Sea (SOLAS). Salah satu kasus terbaru adalah penahanan kapal pesiar mewah MSC Poesia di Pelabuhan Miami pada 1 November 2026, setelah pemeriksaan mendalam mengungkap kekurangan pada sejumlah sistem di atas kapal. Otoritas setempat memerintahkan kapal tetap berlabuh hingga semua kekurangan diperbaiki dan mendapat persetujuan resmi untuk berlayar. Meski MSC Cruises membatalkan 11 malam pelayaran ke Karibia dan Amerika Tengah, tidak ada rincian teknis yang diungkap mengenai sistem mana yang gagal memenuhi standar. Laporan tahunan Penjaga Pantai AS juga mencatat bahwa dari 389 pemeriksaan kapal penumpang sepanjang tahun itu, 205 ditemukan memiliki kekurangan, namun tidak satu pun ditahan. Wilayah Sektor Miami menjadi pusat penahanan terbanyak dengan 13 kasus dari 438 pemeriksaan, menyumbang hampir 17 persen dari total nasional. Rasio penahanan nasional turun menjadi 0,85 persen dari 0,94 persen pada 2024, menunjukkan peningkatan kepatuhan kapal asing terhadap regulasi keselamatan.















