Home Berita Internasional Buruh Kanada Tolak Tangani Kargo Senjata untuk Israel

Buruh Kanada Tolak Tangani Kargo Senjata untuk Israel

Sumbawanews.com,- Canadian Labour Congress (CLC), serikat buruh terbesar di Kanada yang mewakili sekitar 3 juta pekerja, sepakat menolak menangani kargo senjata dan peralatan militer yang ditujukan untuk Israel. Keputusan ini diambil setelah pemungutan suara resmi pada Kamis, sebagai bentuk solidaritas terhadap pekerja Palestina dan upaya mendukung perdamaian, keadilan, serta hukum internasional. CLC juga mendesak pemerintah Kanada menghentikan semua bentuk ekspor senjata ke Israel, baik langsung maupun tidak langsung. Dokumen 58 halaman dari Palestinian Youth Movement dan mitranya mengungkap lebih dari 390 pengiriman senjata dari 21 produsen Kanada, termasuk 420.000 peluru, komponen amunisi, dan suku cadang jet F-35.

Kelompok advokasi seperti Labour for Palestine–Canada dan Canadians for Justice and Peace in the Middle East menyambut keputusan ini sebagai langkah kritis untuk mencegah senjata Kanada digunakan dalam operasi militer yang melanggar hak asasi manusia. Mereka menegaskan bahwa para pekerja Kanada pernah berperan menghentikan apartheid di Afrika Selatan dan menolak perang di Irak, kini saatnya mengambil sikap serupa untuk Palestina. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Kanada mengakui telah mengekspor peralatan militer senilai lebih dari 44 juta dolar AS ke Israel antara 2023 hingga 2025. CLC menekankan bahwa Kanada wajib memastikan produk militernya tidak digunakan untuk melukai warga sipil atau memperluas permukiman ilegal di Tepi Barat. Organisasi ini juga menolak segala bentuk diskriminasi, termasuk antisemitisme, rasisme terhadap warga Palestina, dan Islamofobia.

Previous articlePolisi Gerebek Kampung Bahari, 29 Orang Ditangkap dengan Bantuan KRL
Next articlePersib Bandung Hancurkan Isenmulang Kalteng FC 3-0 di Babak Pertama