Home Berita Internasional Milan Berubah dari Kota Paling Polusi di Eropa Menjadi Hutan Urban dengan...

Milan Berubah dari Kota Paling Polusi di Eropa Menjadi Hutan Urban dengan 3 Juta Pohon

Sumbawanews.com,- Milan, yang dulu dikenal sebagai kota paling tercemar di Eropa, kini menjalankan program penghijauan masif dengan menanam 3 juta pohon dan semak dalam empat tahun ke depan. Inisiatif bernama Forestami ini bertujuan memurnikan udara kota yang sering diselimuti kabut asap, sekaligus memulihkan lahan terdegradasi seluas sekitar 350 lapangan sepak bola. Program ini baru saja diakui sebagai salah satu dari lima proyek restorasi global terkemuka oleh Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), menjadi satu-satunya proyek dari Eropa yang mendapat penghargaan tersebut. UNEP menilai Forestami berhasil memperluas akses ruang terbuka hijau, melibatkan pelajar, dan merevitalisasi bekas kawasan industri, tempat parkir, dan halaman penyimpanan.

Penghargaan dari UNEP itu diberikan dalam konferensi COP17, mengukuhkan Milan sebagai simbol transformasi lingkungan perkotaan. Proyek ini tidak hanya menanam pohon, tetapi juga membangun ekosistem perkotaan yang berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat luas. Di sisi lain, UNEP merilis laporan bahwa restorasi ekosistem global telah mencapai 252 juta hektare di 149 negara—terbesar yang pernah terdokumentasi—namun masih jauh dari kecepatan dan skala yang dibutuhkan untuk mencapai target 30×30 dan memulihkan satu miliar hektare ekosistem pada 2030.

Laporan itu menekankan pentingnya pendanaan yang ditingkatkan hingga empat kali lipat, serta perlunya pemerintah membangun “ekonomi restorasi” yang mengintegrasikan pemulihan alam dengan penciptaan lapangan kerja. Menurut UNEP, pemulihan hanya 15 persen dari kawasan prioritas global saja bisa menyerap emisi karbon setara 30 persen dari total emisi sejak Revolusi Industri, sekaligus mencegah 60 persen kepunahan spesies. Dengan demikian, upaya Milan bukan sekadar simbol, tapi bagian dari gerakan global yang mendesak untuk menyelamatkan alam.

Previous articleVeda Ega Raih Podium Pertama di Moto3 Malaysia, Poin Kunci Menuju Gelar
Next articleVeda Ega Pratama Raih Podium Kedua, Lonjak Peringkat di Moto3 2026